Ryuki
  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 6, 2024
"apa itu takdir" "Tujuan hidup di dunia ini apa selain beribadah" "Gua lebih iri melihat orang mati" "Jangan pernah menyakiti diri kamu kak jujur aku sayang ke kaka" Evelyn pun menggenggam tangan ryuki "Apa itu sayang, yang lo maksud sayang itu seperti apa?" Ryuki pun menatap Evelyn dengan tatapan penuh pertanyaan Ryuki yang tidak pernah mendapatkan keadilan di hidup nya ia merasa tuhan tidak adil dan tidak pernah adil, bahkan keluarga nya tidak harmonis ia tinggal dengan ayah dan ibu tiri nya ibu. Ryuki pernah mengalami kecelakaan yang membuat ia hilang ingatan, dan ia mencoba bangkit lagi tetapi lagi dan lagi takdir tidak adil kepadanya samapi ia menginginkan kematian di dalam diri nya.
All Rights Reserved
#572
broken
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Juan [REVISI]
  • acalapati
  • Waktu?
  • A Z H E V A N
  • ELGITA  (TERBIT)
  • Sampai Kapanpun
  • Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END]
  • SIMETRI
  • DENNIES

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines