BLACK ANGEL

BLACK ANGEL

  • WpView
    Membaca 187
  • WpVote
    Vote 9
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Sep 18, 2024
WpInfo
Fiksi
Misteri
Harusnya dia tahu malam itu, Malam dimana dia harus bertemu dengan wanita yang naik mobil mewah dengan supirnya yang memiliki kelainan di wajahnya. Karena tidak memiliki ekspresi. Dia harusnya tahu malam itu dia harusnya mendengarkan seniornya untuk tidak menganggu mobil mewah itu. Alangkah nasib buruk tidak mengenal hari libur. Harusnya dia tahu. Malam itu dia tidak menganggu wanita itu. "Apa keinginan terbesarmu." "Tolong jangan lakukan itu lagi."
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • PROblem ✓
  • JENLISA - FIRST LOVE (GIP) ✔️
  • ALTER EGO - JENLISA (ID) [GxG]
  • BUSAN!
  • My Beautiful Agasshi - JENLISA (ID) GxG ✔
  • My Obedient Girl [Obsession With My Girl]
  • HI, NEIGHBOR! - JENLISA [G×G]
  • My Clouds
  • JENLISA - BEAUTY OF A SIN [GIP] ✔️

"Setiap orang ingin menjadi pahlawan dalam cerita besar dunia, tapi aku hanya ingin memiliki kesempatan untuk memeluk mereka." Choi Jisoo berhati batu telah melunak karena rasa bersalah. Yang masih salah, dia melakukannya setengah-setengah, karena hatinya penuh keraguan, tak punya pendirian, seringkali meyakini hal yang salah, dan mudah terpengaruh. "Aku mungkin gila, tapi tidak sebodoh itu." "Aku mungkin bodoh, tapi tidak segila itu." Choi Jennie dan Choi Chaeyoung sedang saling memunggungi. Kini penuh perbedaan, tapi sebenarnya sama. Sama-sama gila dan bodoh. Mereka adalah si pelanggar aturan yang berusaha berubah menjadi manusia penuh pengertian. "Aku adalah aku. Aku tidak ingin berubah, tapi keadaan memaksaku. Tidak semuanya, aku masih melihatmu." Choi Lisa masih minim kepercayaan diri, tapi ingin membuat semua orang melihat ke arahnya dengan rasa kagum. Sepandai tupai menyembunyikan kacangnya, semahir itulah Lisa menutupi perasaannya. Satu-satunya yang tidak berbeda dari mereka adalah kemarahan. Mungkin waktu dan pengalaman akan membuat mereka lebih belajar cara mengendalikan lidah setajam pedang yang tidak mungkin berkarat.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan