Terjebak Di Dalam Penderitaan

Terjebak Di Dalam Penderitaan

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 18, 2025
⚠️warning⚠️ Kejahatan seseorang mungkin bisa dimaafkan. Namun, kejahatan itu takkan mudah untuk dilupakan. Sebuah trauma akan muncul dengan sendirinya, penyesalan akan mulai menghantui di kemudian hari. Ini cerita tentang seorang anak perempuan yang mengalami penderitaan di dalam hidupnya, kisah tentang tindakan bullying di sekolahnya, ratusan trauma dia dapat. Jangan menjadikan sebuah tindak kejahatan sebagai kewajaran, apalagi kasus bullying, jangan hanya menontonnya, dan ubah sikap kalian. Jangan menjadi iblis yang menyiksa temannya dengan cacian, hinaan, bahkan dengan pukulan dengan tameng 'sebuah candaan' banyak orang yang memiliki trauma karena kasus bullying ini. Ayo hilangkan sifat kotor itu. Semoga kalian suka dengan cerita ini, saya hanya seorang penulis pemula, jadi mungkin tulisannya akan agak berantakan. Terimakasih untuk kalian yang sudah bersedia membacanya ❤️‍🔥❤💖
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • School Alaska dirgantara Miss Luce's Office (ceo muda season 1)
  • Sejenak Luka
  • Mafia Is My Dream || END
  • Waktu?
  • STOP BULLYING!!
  • Juan [REVISI]
  • Kanaya dan Kehidupannya
  • DENNIES
  • A Fractured Soul
  • Bad Girl

warning!! cerita ini adalah cerita tentang kekerasan, pembullyan dan tentang fiksi di sini akan ada kisah yang menarik, dan di sini akan ada kisah di mana salah satu gadis membunuh keluarganya sendiri, dan akan ada seorang wanita yang merahasiakan identitasnya sendiri pada keluarganya, di sini juga akan ada pembullyan di mana seorang gadis yang di bully tersebut adalah seorang anak dari pemilik sekolah, di mohonkan bijak dalam membaca, jika ada yang salah ketik silahkan kasih tau author di kolom komentar.

More details
WpActionLinkContent Guidelines