Story cover for Bunga Hati Amarylis by MahmudAK44
Bunga Hati Amarylis
  • WpView
    Reads 186
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 24
  • WpView
    Reads 186
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 24
Ongoing, First published Aug 07, 2024
Di sebuah hutan hiduplah seorang peri bernama Amarylis. Dia memiliki wajah yang cantik dan imut dengan surai hitam dan netra kuning keemasan, namun sayangnya keindahan itu tertutupi dengan sifat pemalu nya. Peri-peri lain bahkan enggan berbicara padanya karena sifatnya yang menurut mereka begitu tertutup sehingga tanpa sadar sedikit demi sedikit para peri menjauhi Amarylis secara sepihak. Amarylis tidak memiliki kesalahan apapun hingga harus dijauhi sukunya sendiri, hanya saja dengan kepribadian peri yang seharusnya begitu ceria membuat mereka merasa bahwa Amarylis berbeda dengan mereka. Amarylis yang mengetahui dirinya tengah dijauhi peri peri lain pun merasa sedih hingga membuatnya berlari begitu jauh dari hutan tempat tinggalnya berada. Tanpa sadar Amarylis berlari sampai di pinggir hutan dimana di tempat itu terdapat pegunungan dan sungai kecil yang mengalir. Amarylis yang tengah bersedih mendudukkan dirinya di tepian sungai "hik hik kenapa semua orang tidak menyukaiku? " ujarnya dengan kepala tertunduk. Matanya menitikkan air mata sembari merenungi nasibnya tak lama terdengar suara seseorang dari seberang sungai. Teryata itu adalah seorang pria, roman-romanya seperti petualangan. Nampaknya Amarylis mempunyai sebuah perasaan yang tidak bisa diungkapkan kepada langit dan laut. Sesuai takdir peri dan manusia terpisah ras dan dunia.
All Rights Reserved
Sign up to add Bunga Hati Amarylis to your library and receive updates
or
#780peri
Content Guidelines
You may also like
I Was The Evil Witch by VallinWan
65 parts Complete
COMPLETED. Dm for follback Spin off from "I'm More Than Just A Princess" ••~•• "Aleeyah Najma, kau dihukum mati atas percobaan perebutan takhta Yang Mulia Damian Azazel Lucretius de Erebos, dan percobaan pembunuhan terhadap Lady Isandra" Kalimat itu terngiang di kepalaku, seraya aku mendongak menatap panggung raja di sebrang sana. Dimana Isandra, menangis tersedu di dalam pelukan Azel saat melihatku yang akan dieksekusi. Aku terenyuh, rasa sakit dan sesak akan penyesalan memenuhi perutku. Apa yang telah aku lakukan? Aku memiliki semuanya namun aku sia-siakan. Sahabat yang begitu tulus, ayah yang perhatian padaku, tidak perlu kusebutkan harta dan ketenaranku. Apa yang kurang? Kenapa aku masih ingin merebut kebahagiaan orang lain? Kenapa aku begitu serakah? 'Kau bodoh Aleeyah' batinku memaki diri sendiri. Sekali lagi, kulihat sahabat baikku di sebrang sana. Ah rasanya bibir hina ini tidak pantas lagi menyebutnya sebagai sahabat. 'Teman ya?' Bibirku terangkat, aku tersenyum kecil. Sebuah kata maaf tidak akan cukup untuk menebus dosaku, akan kubayar semuanya di neraka nanti. Isandra, Azel, ayah, kalian semua berbahagialah. Maafkan kehadiranku yang merupakan bencana, kutuklah aku sebanyak yang kalian suka, aku rela, aku pasrah. Karena diriku adalah pendosa. CRASH ••~•• "Ah lagi-lagi kita harus mengurus bayi ini" Suara siapa itu? Bayi siapa? "Kau benar, sudah berapa lama sejak dia lahir? Tapi grand duke sama sekali belum datang melihatnya, sebenci itu grand duke pada putrinya" Grand duke? Putrinya? Ah persetan, aku tidak peduli. Aku harus keluar dari sini. 'Tapi kenapa tangan dan kakiku pendek sekali?' batinku saat aku tidak mampu menggerakkan anggota gerakku dengan leluasa. Hanya naik turun kanan kiri seperti... 'Tunggu, jangan bilang...' "Ah dia sudah bangun, aku akan mengganti popoknya. Kau siapkan susu setelah itu kita pergi" ucap seorang maid raksasa yang menatapku malas. Tunggu, dia tidak raksasa. 'Aku jadi bayi?!' #1 on
You may also like
Slide 1 of 8
That Lady, With All Her Secrets cover
Sleeping Prince (TAMAT) cover
fantasi fairy (on going) cover
Raina Maramitha cover
The Hollow Court [ON GOING] cover
amorria cover
I Was The Evil Witch cover
Peri Kayu Gaharu (Asal mula Aroma Wangi Kayu Gaharu) cover

That Lady, With All Her Secrets

29 parts Ongoing

♡ Dia adalah Pangeran Mahkota, yang menjadi sinar penerangan dalam kehidupan. Sementara dia adalah gadis rakyat jelata, yang menjadi terakhir dalam mendapatkan cahaya itu. Dua jiwa yang seharusnya tidak pernah bersentuhan, kini diikat oleh satu benang takdir yang tak kasat mata. Di dunia yang hanya mengenal kasta dan kekuatan, mereka dipaksa berdampingan dalam badai yang mulai menggelap. Dalam alur takdir yang tak pernah diduga, keduanya bersatu melawan pemberontakan demi menjaga keabadian pijar-pijar cahaya di dunia. Dalam alur takdir itu, mereka harus memerangi berbagai rasa sakit dan perasaan yang mendalam. Menghiraukan rasa kemanusiaan, menghalau rasa kasih sayang, demi menghapuskan mereka yang tak perduli pada manusia. Lantas, akankah takdir berpihak pada cahaya mereka ataukah kegelapan manusia tanpa hati nurani? ♡ • Cerita murni pemikiran sendiri. • Jika ada suatu kesamaan, dapat terjadi sebab unsur ketidaksengajaan. • Baper gak tanggung jawab! • Slow update^-^ • On going.