Binar Nirmala

Binar Nirmala

  • WpView
    Reads 60
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 19, 2025
"Saya itu nggak tobrut!! Kenapa saya mau dijual? Nggak bakal laku kalau tepos kayak saya, mah!" ujar Nirmala. "Lihat itu, perempuan yang lain semuanya pada bohay, mau diapakan saya yang nggak legit begini?" tanyanya, lagi. Mendengar penuturan dari gadis yang baru ia temui itu, lelaki itu meminta bawahannya untuk membawa gadis tersebut ke hadapannya. Ia telisik begitu dalam, seakan tertarik dengan gadis yang begitu berani melawannya hanya dengan omongan. Nirmala yang dibawa menghadap itu pun, dengan beraninya menatap pria di hadapannya itu. "Siapa kamu?" "Aku? Ibu dari anak-anakmu, Mas," jawab Nirmala sekenanya. • • Nirmala, gadis cantik dengan segala keceriaan dan kebahagiaan di dalam dirinya meski bertubi-tubi masalah tak henti menemuinya. Perjalanan hidupnya menjadi seorang kakak perempuan harus nekat banting tulang merantau ke negeri tetangga. Meninggalkan orang tua serta adik laki-lakinya di desa. Namun, dikala tengah menghadapi rintangan hidup Nirmala masih harus mendapat musibah diculik lalu dipertemukan dengan sekumpulan pria yang ingin menjualnya. Tetapi siapa sangka, gadis lugu itu malah menawarkan hal gila yang tidak pernah ingin ia lakukan sebelumnya. Hal apakah itu? Lalu bagaimana Nirmala menghadapi para laki-laki tersebut? Akankah Nirmala mampu kabur dari mereka? ••• Penasaran? Ayo silahkan baca kelanjutannya! Jangan sampai ketinggalan, karena kedepannya akan lebih banyak plottwist yang akan terjadi!! Panggil saya Umeyy! Jangan lupa follow akun Umeyy terlebih dahulu ya sebelum membaca, terima kasih dan semoga suka (^з^)-☆Chu!! ⚠️DILARANG KERAS PLAGIAT CERITA INI⚠️ ⚠️KARYA INI DILINDUNGI OLEHUNDANG-UNDANG⚠️
All Rights Reserved
#13
nirmala
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Padamu Ya Ukhti (Selesai)
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Menikahinya Dalam Diam (On Going)
  • Lembar Terakhir Surat Untuk Dika
  • SIRAT DUA SURGA
  • VIA-AMARA
  • KEKASIH KECILKU [TAHAP REVISI]
  • Takdir Cinta Aisyah
  • ESHA🍓 || (END)
  • Your Are Only Mine

"Memalukan." ujar Azzam sinis, tatapannya datar. Asya tersentak, senyumnya memudar, ada apalagi dengan suaminya. Kenapa sikapnya selalu berubah. Apa katanya tadi 'memalukan' apa maksudnya. "Ma-maksud mas apa?" tanya Asya bingung. "Jangan pura-pura tidak tahu." sinis Azzam. Asya mengerutkan keningnya. "Asya gak ngerti, maksudnya apa. Asya buat salah lagi?" jawabnya lirih. "Kenapa kamu itu gak bisa sadar diri." ujar Azzam dengan nada dingin. Asya menunduk dalam, "Kalo mas gak bilang Asya juga gak tahu." jawab Asya, suaranya mulai bergetar. Azzam mengusap wajahnya kasar, segera ia beristigfar. Takut syetan menguasai dirinya ketika marah. Dan melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. "Tadi kamu pulang sama siapa?" tanya Azzam, matanya menyorot tajam. Asya yang melihat itu pun mulai takut. Ia lupa memberi tahu Azzam tentang itu, dan ... darimana Azzam tahu hal ini. Astagfirullah kenapa ia selalu saja ceroboh. "Gak bisa jawab, kan." sindir Azzam. Ia berjalan ke dalam kamar dan menutup pintu dengan keras. Asya segera tersadar dan menyusul langkah Azzam. "Mas Asya bisa jelasin." pekik Asya dari luar kamar, ia menggedor-gedor pintu namun tak digubris oleh Azzam. "Mas Azzam salah paham, Asya bisa jelasin. Itu semua gak kayak yang mas pikirin." ucap Asya dari luar. Hening. "Mas," panggil Asya mulai pasrah. Sepertinya Azzam benar-benar marah, ini semua karena kecerobohannya sendiri. Menyalahkan Fahmi juga bukan pembenaran, karena ia membantunya untuk menjalankan amanah. Cover by Nurhanifah

More details
WpActionLinkContent Guidelines