Aku dan Keterlemparanku di Dunia
Akanan termenung mendekap bantal dengan secagkir kopi yang tersisa ampas, melalui jendela kaca dengan cat yang mulai mengelupas pada bingkainya, pertanyaan-pertanyaan tentang jati dirinya mulai bergerumul dalam pikirannya seiring dengan tergelincirnya sang surya yang tersisa jingga. Pikirannya mulai disibukkan dengan rasa penasaran layaknya anak kecil yang mengantarkannya pada suatu keputusan. Akanan menjatuhkan pilihannya untuk mengambil focus study yang menurutnya akan menjawab pertanyaannya di kala senja itu. Akankah Akanan akan lebih mengenali dirinya ataukah malah hilang dari identitasnya?