We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Chiko
  • WpView
    Reads 50
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Thu, Apr 16, 2015
WpInfo
Non-Fiction
“kring…!!! kring…!!!” Seketika suara alarm jam itu mengagetkan Chiko, salah satu siswa SMA di Semarang yang saat ini duduk di bangku kelas 2 SMA dari tempat tidurnya. Biasanya, setiap pagi Chiko mengantarkan kekasihnya yang bernama Dory pergi ke sekolah dan kebetulan kekasihnya itu satu sekolah dengan Chiko. Namun, berbeda dengan hari ini karena hari Minggu. Pagi ini, Chiko membantu Ibunya menyiapkan roti dan selai untuk breakfast keluarganya. Di keluarganya, Chiko dikenal sebagai anak laki-laki yang baik dan patuh terhadap Ibunya. Akan tetapi kenyataannya, saat di luar rumah Chiko adalah anak yang nakal, jahil dan sering trek- trekan. Padahal, ia pernah berjanji kepada Ayahnya untuk selalu patuh kepada Ibunya dan menjadi anak yang baik. Kisah tragis ternyata pernah menyelimuti kehidupan Chiko. Ketika ia masih berumur 11 tahun, ia sudah ditinggal oleh Ayahnya. Sejak saat itu, ia menjadi seseorang yang tidak jelas masa depannya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bocah Resek Jodoh Bu Guru
  • Don't Talk About Money
  • "Algantara Delano Arlaska"
  • Broken
  • Love Sick
  • Bucin Part 1 (Sudah Open Pre-Order)
  • RIRI NATARI [END]
  •           baby Toya
  • JEJAK TAKDIR | JAEMREN √

"Aaaaaa ...! Kamu siapa?" Kinan kaget setengah mati, saat terbangun mendapati seorang pria tidur di ranjangnya. Bocah tengil itu menunjukkan cincin di jari manisnya. Cincin yang sama dengan yang dipakai Kinan. Apakah pernikahan mereka benar-benar terjadi di dunia nyata? Atau semua ini hanya sekedar mimpi? Astaga! Bagaimana bisa Kinan menikah dengan bocah yang bahkan belum genap berusia 20 tahun? Bisa-bisa seluruh warga bumi akan memanggilnya tante girang penyuka berondong muda. Lagi-lagi, bocah stres itu menunjukkan dua buah bukti ... KTP dan Surat Nikah. "Aku sudah punya KTP dan kita sudah menikah. Bagaimana kalau sekarang saja produksi anaknya?" Davin menyeringai penuh kemenangan. "Tidaaaaaaaak! Dasar bocah resek!" *** Drama ranjang pengantin. "Argh! Dav, tanganmu tolong dikondisikan! Kenapa ada di atas mukaku?" seru Kinan yang merasa teraniaya secara tak sengaja. Dua jam berikutnya .... "Kinan, kakimu itu menindih ... 'anuku'. Awas kalau sampai dia bangun, ya. Aku pastikan kamu tidak akan bisa tidur juga!" gertak Davin. Dan akhirnya, Kinan memilih tidur di sofa ruang tamu daripada kesuciannya direnggut oleh SUAMI SENDIRI!

More details
WpActionLinkContent Guidelines