"Don't Touch Me"

"Don't Touch Me"

  • WpView
    LECTURES 2,741
  • WpVote
    Votes 241
  • WpPart
    Chapitres 5
WpMetadataReadTerminé mar., août 27, 2024
Asha, remaja berusia 15 tahun yang baru saja ditinggal ibunya malah mendapat p*lecehan seksual dari keluarga ibunya. Bukannya mendapat belaan, Asha malah dihujat dan dihina karena itu. "Halah bilangnya diperk*sa padahal keenakan" "Emang ada cowok diperk*sa, lol" "Gua juga pengen" Asha benar benar sakit.. kenapa mereka tidak percaya... "Mulai sekarang kamu anak papah, dan mereka bertiga adalah Abang kamu" Ujar seorang pria pada Asha. Apakah Asha akan kembali mendapatkan kebahagiaan? Note : Karena aku ga punya salinan dari cerita ini yang diapus sama wattpad, aku langsung lanjutin ajaa, ga tau nanti mau bikin remake atau engga.
Tous Droits Réservés
#584
overprotektif
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • ANEAS [ Tahap Revisi ]
  • Kavelo
  • Aven
  • Twins of Protective Family
  • AZELLO [END]
  • become a father of two child {Tidak Di Lanjutkan)
  • The Light, Its Dark, and Hope
  • Young Lady's Bodyguards (TAMAT)
  • ALVASANDRA

Baca DeKaNa terlebih dahulu, ini S2 nya DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu