We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Silent
  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 11, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Cinta yang mati dan hati yang hancur, semua terkubur dalam diam. Mulut terkunci, hanya bisa menangis menahan sakit luka yang tak tampak dalam sunyi. Terisak tanpa bisa melihat tetesan air mata yang jatuh dari lubuk hati jadi abu. Chao Xing, berusaha bertahan dari kejam nya takdir yang telah semesta tuliskan untuk nya. Warning: Hay...aku adalah pemula jadi maaf kalo rada cringe dan gaje, kalo menurut kalian cerita nya aneh kasih tau aja biar aku bisa memperbaiki kesalahan-kesalahan yang ada di sini
All Rights Reserved
#43
kolosal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] He's Out Of The Script
  • (BL Terjemahan) Uncontrolled Love [Cinta Tak Terkendali]
  • SHIZUN 🔞
  • Setelah Aku Mati, Kehidupan Gong Sampah Itu Terlalu Berat Untuk Dia Jalani
  • HELL in THE WORLD
  • [END] Wanita yang menerima nasibnya

Han Xue yang cerah dan periang dan pekerja keras berpindah ke tubuh lain dengan nama yang sama tetapi dunia berbeda. Dia yang tergila-gila pada suaminya sendiri, "Han Xue ini pastilah yang gila." Setelah menerima kenangan dan kenyataan, saatnya beraksi. "Tuan, silahkan tanda tangani surat ini. Kita akan bercerai sehingga bebas mengejar cahaya bulan putih mu sendiri." Ayo, tunggu apalagi, cepat tanda tangan, biarkan aku hidup bebas dengan pria kecil yang imut dan tampan itu. Meskipun seharusnya, dia adalah wajah yang sama dengan suaminya. "Tidak. Kita tidak akan bercerai." Ujar Tuan Lin dengan dingin, terdengar acuh, mengerikan. "Kenapa? Bukankah ini yang kamu inginkan, dan aku inginkan. Kita bisa menjalani hidup masing-masing dengan tenang." Han Xue menekan meja, terengah-engah dengan wajah memerah. "Karena kamu punya daging dan darahku yang lain di perutmu." Han Xue yang dengan percaya dirinya menginginkan perceraian di tekan berulang kali di atas ranjang, "ah suami~ lebih pelan. Maafkan aku~, aku tidak akan melakukannya lagi. Ah~~" "Ini tidak ada dalam naskah. Kamuu~" _ Peringatan! Konten bxb, harap kesadaran diri dan kebijakan pembaca. Ini bukan terjemahan, jadi maaf kalau kurang memuaskan, oke. Homophobic, tolong jangan buka cerita ini, oke. Bye bye, RheaXan¹ disini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines