Hensu, yang tumbuh dalam keluarga dengan hubungan yang kompleks antara kasih sayang ibu dan ketegasan ayah. Hensu menghadapi banyak pergulatan batin sejak kecil, terutama terkait dengan identitas dan perasaan yang sulit diungkapkannya. Perjalanan Hensu dari masa kanak-kanak yang penuh ketakutan hingga masa remajanya yang penuh kebingungan dan pencarian jati diri.
Seiring berjalannya waktu, Hensu bertemu dengan berbagai orang yang memengaruhi hidupnya, termasuk Ade, seorang teman sekolah yang rupawan, dan Roni, seorang pria dewasa yang bekerja di tempat Hensu magang. Hubungan Hensu dengan Ade dan Roni membawanya pada konflik batin yang mendalam, di mana Hensu harus menghadapi kenyataan tentang perasaan cintanya yang tak terbalas, kecemburuan, serta penolakan.
Kisah ini menggambarkan bagaimana Hensu berusaha menerima dirinya sendiri di tengah tekanan sosial dan harapan keluarga. Hubungannya dengan Roni mencapai puncaknya dalam pertemuan yang penuh gairah, namun akhirnya harus berakhir dengan perpisahan yang menyakitkan. Kepergian Roni meninggalkan luka mendalam di hati Hensu, yang terus menghantui hidupnya hingga kini.
Todos los derechos reservados