Ineffable
  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Mga Boto 2
  • WpPart
    Mga Parte 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sat, Aug 10, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
"Ada beberapa orang yang gampang, bisa keluar dari masa lalu. Cuma aku itu belum bisa, belum bisa lepas, masih keingat masa lalu saja," "Jadi aku takutnya malah jadi tempat yang gak tepat gitu. Aku juga takut kamu malah-ya sebutannya jadi pelampiasanku. Itu yang aku takutkan." Seketika ketakutan memeluk jiwa dan ragaku erat sekali. Sebenarnya aku telah berdamai dengan masa lalu dia, tetapi aku tidak pernah menyangka bahwa dia masih berada dalam kendali masa lalunya, pada situasi di mana dia mengaku menyukaiku. Bahkan di saat aku ingin mengenang pertemuan pertama kami padanya, dia seolah tak hidup dalam waktu itu. Maka dari itu, aku menuangkan kesempurnaan kisah dengan menjadikannya sajak yang kutulis sepenuh hati. Selain untuk mengingatkannya pada setiap pertemuan, aku pun ingin dia abadi dalam sastra.
All Rights Reserved
#19
ineffable
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Lukisan Amerta Anyura
  • 60 Minutes [End]
  • warna di balik sragam abu-abu
  • REPUTATION
  • ABISYA (aku & dia)
  • Yang hilang Tak pernah sama
  • No Limit " End "
  • Bingung
  • CAHAYA  YANG MASIH TERTAUT PADA BINTANG

Hari ke hari, tahun ke tahun, aku bertemu banyak pria dimana mana, namun aku tetap mencintai dirinya dan mengagumi dirinya. Sudah setengah tahun sejak aku dan dirinya tuk bertemu terakhir kalinya, dikala wisuda purna siswa takdir berkata untuk menyatukan kita. Tak ku sangka aku dan dia duduk bersebelahan, entah takdir sedang mengujiku atau memberiku kesempatan bertemu tuk terakhir kalinya bersama dia. Dikala itu aku berandai-andai bahwa kita kan duduk bersebelahan lagi dimasa depan, atau lebih tepatnya dipelaminan. Namun semua nya hanya masalalu, kini aku dan dirinya berpisah dan kembali ke dunia dan jalan masing-masing. Meskipun aku tak pernah lagi bertemu dengannya lagi, aku masih tetap mencintai dan mengagumi dirinya, inilah namanya mencintai dengan hati,meskipun tak pernah melihat nya tapi hatiku berkata selalu ada dia dihatiku. Tentunya aku merindukan kenangan ku dan dirinya, berbincang bersama, tertawa bersama, bercanda bersama, belajar bersama dan apapun itu bersama nya. Dikala hati ku merindukan nya, aku menggambar dirinya. Seperti yang orang orang katakan "jikalah engkau membuat seorang seniman jatuh hati, maka saat itu juga engkau dinyatakan abadi didalam karyanya"

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman