Hero or Villain

Hero or Villain

  • WpView
    Membaca 72
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Sep 15, 2024
⚠️This story is in Indonesian/cerita ini berbahasa Indonesia⚠️ Di dunia biasa, dunia yang kita tingali saat ini, rasanya sulit untuk mempercayai adanya kekuatan super. Kita dengan mudahnya berpikir bagaimana rasanya kalau kita bisa memiliki kekuatan super, pasti saja akan seru, tanpa memikirkan konsekuensi dari harapan kita itu, sampai tuhan memutuskan untuk mengabulkannya. Tapi apa hasilnya? Tidak ada, hanya kekacauan, dunia ini bukan apa-apa melainkan medan perang bagiku. Rasanya aku hanya ingin menghilang, kematian rasanya jauh lebih menyenangkan dari pada harus hidup di dunia seperti ini. Itulah yang kupikir tentang dunia ini. Sampai aku bertemu denganmu. Credit sampul: pinterest/@ Wooiwu
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#115
villain
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • RAESHA (Revisi)
  • Choose A Way Of Life
  • The Darkest Dream [BOOK 1]
  • Changing Antagonis (END)
  • keadilan [On going]
  • AIR MATA AWAN || YU JUNWON
  • TIME will TELL {On Going}
  • 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ]
  • Flight
  • The Kidnapper

Judul Awal : 'METAMORFOSIS' diganti 👉 'RAESHA' "Terabaikan, kebebasan, pengkhianatan dan realita menyesakkan. Itu yang gue rasakan." -(Raesha) "Don't Worry. Ada gue yang bakal nganggep keberadaan lo, Ca." -(Jo) "Sayang Eca, tapi gatau Ecanya sayang siapa😥." -(Rava) "Kupu-kupu pun mengalami tahap sebelum menjadi sempurna. Laa Tahzan, Innallaha Ma'ana." -(Ammar) "Sakit dibales sakit. Sengsara dibales sengsara. Dan MATI dibales MATI. Itu yang bakal gue lakuin ke lo perlahan. Let's The Game Begin" -(Unknow) Saat hidup tak lagi berasa, seketika muncul setitik cahaya yang kemudian padam dan menyisakan sayatan menyakitkan. Saat kaki sudah mulai melangkah, fakta menyesakkan justru terkuak dan kembali meluluhkan butiran bening memilukan. »Ketika Cinta, Persahabatan, Keluarga dan Kematian berada dalam dimensi yang sama« 🐭[Ini kisah tentang sandiwara kehidupan yang tak semulus kain sutra]🐭 Penasaran?? Yukk tambahkan ceritanya di perpustakaan kalian😇. Sebelumnya maaf kalo ceritanya tak sesuai dengan angan kalian🙏 ©-M_P-🌱

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan