Melt Away [ On Going ]

Melt Away [ On Going ]

  • WpView
    Reads 578
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 9, 2026
Seorang putri bungsu dari seorang pengusaha yang ambisius dan terkenal akan hartanya yang melimpah harus menghadapi hal yang tak pernah ia duga sebelumnya, entah dari masalah keluarga, karir, pertemanan, atau bahkan percintaan. Mampukah wanita berumur 24 tahun itu menghadapi kehidupannya yang terkesan sangat diatur oleh orangtuanya? -Original story by MangoCatWorld- "It seems like you've changed your temperature, it melts slowly." ⚠️ Harsh Words Caution!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • He's The Boss
  • Constellations From The Room
  • Secret Behind Marriage (Completed)
  • Lamunan Membawamu Kembali 2.0 [END]
  • PERJODOHAN PAKSA-GreShan END
  • hay mantan !!
  •  Jauh dari Hangat
  • Dear Boss's Daughter
  • A Story Never Told [21+]

18+ Saat ini aku sedang menjadi anak pembangkang yang menerima karma. Aku mengatakannya karena saat ini sedang mengalami kesulitan atas keputusan egois yang ku buat 4 tahun yang lalu. Aku memaksa mengambil jurusan manajemen bisnis disaat tidak ada anggota keluarga atau kerabat yang berada di bidang tersebut. Aku sangat percaya diri karena merasa mempunyai minat dan bakat di jurusan itu namun ternyata di akhir aku tetap harus bersaing. Aku benci mengatakannya tetapi ini sangat menyebalkan karena nilai dan universitas yang bagus ternyata kalah dengan orang dalam. Aku sangat anti dengan orang dalam namun tidak berlaku untuk orangtuaku terutama Bunda. Ia sama dengan ibu-ibu kebanyakan yang merasa malu bila anaknya yang sudah lulus kuliah namun tak kunjung bekerja. Suatu hari ia bertemu dengan klien yang ternyata mempunyai perusahaan besar di kotaku. Sialnya ia melakukan berbagai cara agar aku bisa masuk ke perusahaan itu. Ia mendekatkan aku dengan keluarga dari kliennya yang ternyata mempunyai anak laki-laki sebagai pemimpin perusahaan tersebut. Aku tak percaya saat Bunda memintaku untuk dekat dengannya. Aku ingin menolak namun tidak bisa karena fasilitasku menjadi ancamannya .

More details
WpActionLinkContent Guidelines