Huh?? Transmigrasi?!?!?

Huh?? Transmigrasi?!?!?

  • WpView
    Reads 1,679
  • WpVote
    Votes 187
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 16, 2026
Mengisahkan seorang pemuda lulusan SMA dan menjadi 'apoteker pengangguran' Apoteker pengangguran....?? Iya, apoteker pengangguran. Dia hanya menganalisi semua herba dan obat-obatan di apartmen nya. Dia tidak benar-benar berkerja sebagai apoteker sebenar, soalnya dia seorang pemalas. Siapa sih yang suka pekerjanya pemalas? Baca aja😒 malas jelasin panjang²
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Suddenly?
  • (ORIGINAL BL,Promo)I Was Born As The Youngest Child In The Black Summoner Family
  • The God's
  • Wrong World, Same Goal-Blue Lock
  • Figuran Gagal?
  • Transmigrasi
  • sagi dengan segala pikiran randomnya
  • ALISTHAIR
  • The Author and his World [Ongoing]
  • Kenapa Harus Aku?!
Suddenly?

!! lapaknya BL !! Slow update (up every Sunday) Gasuka? Gausah baca! Elter mengira ia akan mati dengan tenang, namun harapan itu sirna seketika dikala ia terbangun di tubuh orang asing. Tak ada ingatan, tak ada petunjuk. Hanya asisten pribadi milik tubuh ini yang bisa membantunya mencari jawaban atas pertanyaan besar di kepalanya, siapa pria yang raganya ia tempati sekarang? Kenapa dan bagaimana ia bisa terlempar ke sini? Pria ini, maksudnya tubuh baru Elter juga terlihat... bodoh. Tapi, harus ia akui, parasnya luar biasa. Wajahnya muda. Tampan? Tidak terlalu. Manis? Bisa juga. Namun kata yang paling tepat untuk mendeskripsikannya adalah cantik yang murni milik seorang pria, bukan feminin. Ada gurat lelah di wajah itu, namun setiap lekuknya terpahat sempurna, seolah diukir langsung oleh tangan Tuhan. Dengan visual se-belia ini, mana mungkin orang akan sadar bahwa sebenarnya pria yang raga tubuhnya ia tempati ini sudah berstatus sebagai ayah dari tiga orang anak? Elter menghela napas pasrah di dalam hati. Ya sudahlah, takdir mungkin hanya sedang menyuruhnya untuk menjadi sosok ayah yang baik... Atau mungkin, lebih dari itu? Start : 14-01-26 End :

More details
WpActionLinkContent Guidelines