A Letter From Fish

A Letter From Fish

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 11, 2024
Ada beberapa orang yang tidak menyukai ikan, ada juga yang menyukai ikan. Ada yang memasak ikan dengan enak ada pula yang tidak. Bisa menjadi obat ketika sakit, pendamping makanan pokok, dan sebagai pengganti nasi ketika bertahan hidup. Ini bukan sekadar tentang ikan. Tapi sebuah kisah yang sangat konyol.
All Rights Reserved
#131
travelling
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CACA (TAMAT)
  • Informed Consent
  • Iiiiiih, Mas Kahfi!
  • Rumah Penuh Cerita
  • Di Kisahku : Aku adalah Tuhan! (Edisi Revisi)
  • Langkah Seiring (END+EXTRA PART)

Aku dan Deren hanya menikah sebatas pekerjaan. Kami sama2 memiliki umur matang Aku (32 thn) sedangkan Deren (41 thn). Pernikahan ini hanya akan bertahan selama 1 thn saja karena aku memang tidak mengharapkan pernikahan yang berumur panjang, aku hanya ingin keluarga ku nanti tidak memaksaku untuk menikah dan menikah. Kupikir Deren juga mampu menjadi suami ku selama 1 thn mendatang. Dilihat dari tingkah Deren yang ambisius terhadap pekerjaan dan tidak pernah bermain wanita maka aku menjadikan Deren kandidat yang paling cocok untuk menjadi suamiku. Ingat Deren dan aku hanya sebatas teman kampus, dulu waktu aku menempuh pendidikan Sarjana Hukum di Universitas Amerika aku bertemu dengan dia, Sikutu buku dengan sejuta ke misteriusannya. "aku hanya menjanjikan 3 hal dari mu Deren!" Kataku setelah resepsi itu berakhir. " satu bahwa aku tidak akan menganggu kehidupan pribadimu, dua bahwa aku akan menjalankan kewajibanku dengan baik sebagai seorang istri, tiga bahwa aku tidak akan memarahimu jikapun kau berhubungan dengan wanita lain. Tapi untuk syarat ketiga aku tidak akan menanggung resiko jika keluarga besarmu tau kelakuan burukmu!" ucapku sambil berbisik pada Deren. Deren hanya mengangguk dan menarikku duduk di kasur. "Tapi aku hanya meminta satu syarat saja darimu, perlakukan aku sebagaimana suamimu" "ahh itu mudah! " Deren memicingkan matanya lalu mencium bibir ku dengan cepat aku mendorong tubuhnya. "Itu yang aku maksud memperlakukan aku sebagaimana suamimu" ucap Deren serkastik padaku. "NOOO!! " ~~~~~~~~~~~~~~~~ GUYYSS YOK DIBACA‼️ CERITA KALI INI MIMIN SUGUHIN BUAT KALIAN PECINTA ROMANTIS YAAA 💏 TAPI SEBELUM ITU MIMIN GAK JANJI BAKALAN BAWA ALUR CERITA INI KEMANA 🤭 POKOKNYA MIMIN SAYANG KALIAN SEMUA, MIMIN HARAP KALIAN SAYANG MIMIN JGA WKWK🥰😘🤗

More details
WpActionLinkContent Guidelines