Dilema Dua Hati

Dilema Dua Hati

  • WpView
    Reads 4,738
  • WpVote
    Votes 510
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 5, 2025
Kanaya harus mempertahankan rumah milik kedua orang tuanya. Dengan segala hutang yang ditinggalkan, juga tanggungan hidup berupa tiga orang adik laki-laki yang masih dibawah umur. Kehidupannya menjadi seorang staff marketing tak cukup membuatnya menghasilkan banyak uang untuk membayar hutang-hutang tersebut. Kendati demikian, Kanaya tak bisa membayar semua itu dengan menangis. Dia harus menghasilkan lebih banyak uang lagi. Puncaknya saat rumah tersebut tidak bisa lagi Kanaya pertahankan, namun syukurnya bala bantuan datang dari mana saja. Sialnya, Kanaya tidak suka berutang budi, dan orang yang membuatnya harus berutang budi adalah Dewa, tetangga sekaligus bos Kanaya sendiri.
All Rights Reserved
#295
bos
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bumi Milik Sana
  • Aku Bukan PELAKOR #Amierra 4
  • Cinta Salah Kirim
  • KENANGA
  • Love one get 2
  • TerraCotta (Completed)
  • Bening dan Banyu
  • Sepasang Sayap [Complete]
  • Naya Arjuna

Sana dihukum setelah menghabiskan uang ratusan juta dalam waktu singkat, semua fasilitasnya dicabut dan hanya diberikan uang bulanan secukupnya. Kepepet membutuhkan uang tambahan, Sana menyetujui tawaran dosen killer-nya, Bhumi, untuk menjadi asisten. Namun, semakin lama, Sana semakin terlibat ke dalam kehidupan Bhumi, juga terlibat perasaan yang tidak bisa Sana hindari. *** Sanalia Afiyah Anugerah dihukum dan hanya diberikan uang jajan bulanan secukupnya setelah menghabiskan ratusan juta dalam dua hari. Terbiasa dengan fasilitas yang diberikan papanya, Sana kalang-kabut dan kehabisan uang jajan dalam waktu kurang dari seminggu. Sewaktu kepepet, Sana tidak sengaja bertemu dengan Bhumi--dosen galak yang membuatnya tidak lulus di satu mata kuliah--saat ingin meminta uang jajan tambahan pada omnya. Bhumi pun menawarkan solusi untuk Sana, menjadi asistennya dan mendapatkan gaji setiap bulan. Sana menerima tawaran Bhumi meski gajinya tidak banyak, paling tidak Sana tidak lagi harus mengirit uang jajan selain sering dapat makan siang gratis. Namun, semakin lama menjadi asisten Bhumi, Sana semakin terlibat ke dalam kehidupan dosennya itu, mengenai Bhumi yang ternyata dekat dengan papanya, Bhumi yang adalah duda anak satu, dan perasaan Sana untuk Bhumi yang tidak bisa dia hindari.

More details
WpActionLinkContent Guidelines