Bangsal Terakhir (End)

Bangsal Terakhir (End)

  • WpView
    OKUNANLAR 469,590
  • WpVote
    Oylar 22,085
  • WpPart
    Bölümler 47
WpMetadataReadTamamlanmış Hikaye Cum, Haz 20, 2025
WpInfo
Kurgu
Romantik
Evlilik ve Boşanma
Ofis Kurgusu
Saqiya terpaksa mengulang state nya karena seorang dokter yang tak memiliki hati nurani. Dirinya harus mengurungkan niat untuk lulus pada koas nya kali ini dan tidak dapat mengucapkan sumpah dokter bersama temen-temennya karena perbuatan dokter tersebut. Ia harus menunda pengulangan state karena kekurangan biaya sedangkan beasiswa dicabut. Saqiya perlu mengumpulkan uang agar dirinya dapat menjadi dokter seutuhnya. Sedangkan pria tampan dari state orthopedi sedang memberikan hukuman atas kelalaian Saqiya di statenya. Pria yang akrab disapa dr. Raffa itu memiliki sifat yang tegas namun semakin hari semakin arogan. Tanpa menanyakan alasannya Raffa memilih tidak meluluskan Saqiya pada statenya. Akankah Raffa memberikan penilaian ulang kepada Saqiya setelah mengetahui alasan dirinya melakukan kelalaian? Atau justru membiarkannya tanpa rasa bersalah? Silakan dibaca ya hehehe.... -Salam kenal, ini Minzee🩷-
Tüm hakları saklıdır
#31
salron
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Doctor Lovers
  • Ahli Bedah vs Rapper Setia | END
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • Rasa Dalam Sujudku
  • PUTUS YUK DOK [dr. Rama & dr. Nirina]
  • Silent Heart!
  • You are my love
  • ANOTHER WORD (Complete)
  • Bucin Ala Al [END]

Dari dulu sampai sekarang, aku selalu suka dokter yang memakai jubah putih kebesarannya yang memperkokoh identitas mereka sebagai dokter yang bisa menyembuhkan pasien. Apalagi kalo dokter-dokter itu tampan! Seharian memandang pun tak akan bosan. :-D Setiap kali pasien atau keluarga pasien yang datang pasti mengira aku bukanlah dokter jika aku tak memakai jas dokterku. Banyak yang bilang, termasuk para sunbaeku di RS, kalo aku lebih cocok jadi model dari pada dokter. Padahal dengan susah payah aku meraih cita-citaku, dan mereka bilang aku lebih baik jadi model? Cih, Tidak akan pernah! ***Maaf ya kalo ceritanya jelek. Buat yang udah baca, kasih masukannya ya.. Buat motivasi dan Perbaikan. Salam semangat buat para pembaca. :-)

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi