Takdir

Takdir

  • WpView
    Reads 60
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 7, 2024
Bagaimana rasanya berharap? Jangan, jangan pernah mengharapkan apapun itu dan kepada siapapun itu. jika tak ingin terluka maka jangan buat luka itu. Lebih baik hidup tanpa mengetahui apapun. *LIMITED BOY* "Bahkan di titik paling menyakitkan pun aku masih memikirkan nasib kalian, padahal aku juga semenderita itu." #Raga Ardiaz Giovanne "jangan lihat kalau itu menyakitkan, udah liat gue aja,gue tampan dan berani kok." #Elang Byantara ivander "Kalau rumah itu bikin lu ga nyaman, gua siap jadi rumah baru Lo lala." #Aksara Delvin Naaman "Jangan samakan gue dengan dia!!. gue adalah gue dan dia adalah dia." #Bima Edison Phelan "Gua tidak pernah mengharapkan apapun tapi kali ini biarkan gua berharap tanpa batas."#sakala vamana *Ciut girl* "lebih baik terlihat bodoh dan gila agar bisa bahagia tanpa beban."#Zea Davinnia "Tidur, makan, minum, sekolah, kerja."#Bintang Celestyn "Luka itu memang bisa di sembuhkan tapi luka itu tetap membekas."#Natalia Olla Giovanni "Ma..dunia pahit yah ma untung ada mama jadi ada manisnya sedikit."#Alice Ayina ovitara " Terima kasih telah hadir dan menjadi lentera dalam hidupku dan terima kasih telah menjadi rumah ternyaman yang tak pernah ku rasakan." #kiara Oviza M.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nadi - Naya Dimas [Sudah Terbit]
  • Angkasa
  • HUJAN WAKTU ITU
  • ALSTARAN [END]
  • dimana janji tersebut
  • Full Of Scratches
  • Maybe Tomorrow : Penyesalan (On Going)

"Kalo Nadi gua putus, gua mati Nay. Kalo kita putus, hati gua juga mati." "Emang kita pernah jadian?" "Oiya. Gua lupa." "Tapi kalo gua ga bisa buat lu luluh, Hati gua udah terlanjur lumpuh. Ga bisa bergerak, buat nyari tempat pulang. Bagi gua, lu rumah Nay. Meski lu rumah yang mungkin belum siap dihuni, gapapa. Gua tetep anggap lu sebagai rumah." "Lu ga boleh biarin hati lu lumpuh Mas. Hati lu harus tetep bergerak, berusaha mencari Rumah terbaik untuk lu pulang. Gua cuman takut, saat nanti lu masih nganggep gua rumah lu, dan lu mencari jalan pulang, ternyata gua udah di huni, Gua udah jadi rumah yang sudah berpemilik." Cover by: Pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines