Kembar Tapi Berbeda || Sunghoon & Jake Enhypen (ON GOING)

Kembar Tapi Berbeda || Sunghoon & Jake Enhypen (ON GOING)

  • WpView
    Reads 1,224
  • WpVote
    Votes 107
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 29, 2024
"Gara-gara kamu Bunda jadi pergi, Lintang!" Sepasang anak kembar yang selalu melengkapi antara satu sama lain di kala apapun itu. Namun, semenjak kematian sang Bunda adanya jarak di antara kedua anak kembar tersebut. Bintang mulai menjauhi saudara kembarnya yang bisu itu yaitu Lintang karena menganggap bahwa kematian sang Bunda terjadi karena saudara kembarnya itu sendiri. Alhasil Bintang membenci kembarannya hingga mereka tumbuh dewasa. Apakah Lintang berhasil membuat sikap Bintang saudara kembarnya kembali seperti semula? Apakah jarak mereka akan berdekatan kembali? Akankah Tuhan mendekatkan mereka lagi setelah Bintang menyadari bahwa kematian Bundanya merupakan takdir Tuhan? Start: 05/11/2024 Finish:
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • THE ARVELLO
  • ALEYA~~
  • Jovanka dan Abang Kembar
  • Lintang Laksana (SEGERA TERBIT)
  • Cakra's Last Embrace. | End |
  • LINTANG | E N D
  • For My Brother ✔ [Banginho]
  • Haluan Takdir (With Seanna) [END]
  • TAKHTA TANPA RAJA
  • Buku Pelajaran Sang Bungsu

Don't live with what is not considered. (Jangan hidup dengan yang tak dianggap) "Aku rela jika lara ku mati. Tapi izinkan aku melindungi dia yang sendiri" "Ini siapa, Bun?" tanya Bian penasaran dengan menyodorkan foto anak laki-laki berusia 7 tahun yang sedang tersenyum bahagia di sana. "Anak sulung pertama di keluarga Prahatama"jawab Bundanya. "Bian ga pernah ketemu anak ini. Dia masih hidup kan Bun? namanya siapa? Bian mau temenan sama dia." Berbagai pertanyaan polos terlontar dari bibir sang anak. la tidak tahu bahwa suatu hari nanti, anak itu yang akan membawa malapetaka baginya. "Jangan pernah mau berteman dengan dia!"perintahnya pada Bian. "Emang kenapa, Bunda?" "Kayaknya dia orang ba--" "Dia berbahaya. Bagi kita. Dan tidak lama lagi kamu akan tau siapa dia." "Tapi Bunda. Dia masih hidup?" "...." "Aisshh...dia siapa? berbahaya? kenapa?" tak ada jawaban dari sang Bunda membuat Bian lebih penasaran terhadap anak laki- laki itu. Penasaran dengan kelanjutannya? langsung next aja.

More details
WpActionLinkContent Guidelines