La Vida Es Corta (Hidup Yang Singkat)

La Vida Es Corta (Hidup Yang Singkat)

  • WpView
    Reads 77
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 5, 2024
Aku yang berulang kali patah, mencoba untuk terus bangkit. Mata yang sayu memandang orang-orang yang tak hentinya menyemangatiku. Namun berulang kali pula aku tertampar oleh kenyataan, harusnya aku tak perlu menangisi ini. "Perbanyak berdoa Pak, Bu. Saat ini hanya keajaiban tuhan yang kita harapakan." Omong kosong, mengapa harus berharap jika hasilnya mengecewakan. Aku tak membenci tuhan, hanya saja aku sudah cukup pasrah. Aku sudah merasa cukup, aku hanya ingin saat hari itu tiba, semua bahagia. Tak ad lagi air mata, aku ikhlas.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SELESAI (Say Goodbye)
  • Narasi patah hati
  • Halaman Hidupku
  • The Love Story" Kurus & Mancung"
  • TRUST ME ( And I Trust You ) (END)
  • Lonte Vs Gigolo (The Coli Trilogi I) (End)
  • MY HOPE IS YOU (END)
  • I Want to Take your Beautiful Smile
  • Full Of Scratches

Izinkan aku mengungkap sesuatu hal yang menurutku penting, izinkan aku mengungkapnya untuk yang terakhir kali. Rasanya berat jikalau harus melupakan orang yang dulu selalu bersama kita, setelah semua yang kita lewati bersama, tapi apa boleh jika takdir tidak berpihak sama kita. Aku terlalu berlebihan mempunyai rasa yang lebih dari teman tapi kamu harus tau semua perhatian yang kamu beri itu menumbuhkan rasa yang lebih dari pada seorang teman, dan harapan aku sangat besar tentang perasaan kamu. Untuk yang terakhir kali dan semoga ini yang terakhir dan tidak ada lagi sosok aku dihidup kamu, maafkan aku telah menyukaimu lebih dari seorang teman, kenal kamu itu adalah sebuah anugrah disaat aku sudah tidak mau mengenal cinta lagi tapi kamu datang sebagai teman yang memberikan harapan lebih ke padaku. Rasanya campur aduk antara berterimakasih karena kamu datang atau maaf karena aku berlebihan, dengan melihat kamu yang sekarang bahagia diluar sana aku ikut senang. Jikalau suatu saat nanti kamu sudah bertemu dengan yang lebih sempurna taruhlah aku dibagian kecil ingatanmu, jadikan aku sebagai sejarah yang sering kamu pelajari setiap harinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines