Wringin Lawang

Wringin Lawang

  • WpView
    Reads 172
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 31, 2024
Aku menemukan petunjuk, saat kau membaca pesan yang kutinggalkan ini mungkin aku sudah pergi ke tempat itu. Atau ... jika belum, segera kejar aku. Karena jujur, aku bingung, apakah keputusanku sudah benar? Apapun itu, takdir apa yang akan menunggu nanti, tolong tampar saja aku jika kita bertemu. *** Pesan yang Praksa tinggalkan ternyata hanyalah umpan yang membawa Lilyan masuk ke lubang yang lebih dalam. Tentang alasan kebencian Ayah Lilyan terhadap dirinya, dan rahasia yang disembunyikan orangtua Praksa. Setelah berhasil melewati portal dan berjumpa dengan Praksa. Pada akhirnya Lilyan hanya dimanfaatkan. Sebuah senjata yang tertanam di tubuh Lilyan menjadi barang terakhir yang dibutuhkan untuk menyukseskan rencana mereka. "Dari awal kelahiran mu, kau adalah 'biangnya' kau yang akan menyempurnakan rencana besar ini."
All Rights Reserved
#334
mistis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lara di hati Rain (𝐓𝐄𝐑𝐁𝐈𝐓)
  • DAN (END)
  • SPJU {Sadar Penuh Juga Utuh}
  • ATMOSFER [END]
  • Reynal; Dribble of Destiny √ [Terbit]
  • RAMMA LAURENT (END): GAJE
  • My Name Is Erwinda
  • AILEEN'S WORLD
  • RAESHA (Revisi)
  • Cute Boys.[Bl]

Rain selalu memandang Ayahnya sebagai cinta pertamanya, pahlawan yang tak tergantikan dalam hidupnya. Dalam keluarga yang tampak harmonis, cinta antara Ayah, Bunda, dan Adik laki-lakinya, Sky, selalu cukup untuk membuat Rain merasa aman dan bahagia. Namun, apa yang terjadi ketika cinta yang ia banggakan itu mulai retak? Ketika sosok Ayah, yang selama ini menjadi simbol cinta sejati, ternyata menyimpan rahasia yang tak pernah ia bayangkan. Di tengah luka yang perlahan tumbuh, Rain dihadapkan pada sebuah ujian yang menguji keteguhan hatinya. Ujian yang membuatnya menata ulang makna tentang keluarga, harapan, dan cinta. Perjalanan emosional itu membawanya pada kesadaran bahwa cinta tidak hanya tentang kebahagiaan, tetapi juga tentang kehilangan, penerimaan, dan keberanian untuk melepaskan. Akankah lara di hatinya menemukan ruang untuk dimaafkan... Atau justru menjadi luka yang abadi?

More details
WpActionLinkContent Guidelines