Terjerat Rayuan Sang Malam

Terjerat Rayuan Sang Malam

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 15, 2024
Kota yang terlihat tenang itu ternyata memiliki kisah yang tak terduga. Pangeran Semu yang siap menculik dan memakan setiap anak kecil yang tidak mau tidur saat malam hari. Cerita mengerikan itu sudah diturunkan selama ribuan tahun melalui mulut ke mulut. Cerita itulah yang menginspirasi sehingga lagu pengantar tidur rayuan sang malam tercipta. Lagu pengantar tidur ini tidak hanya terkenal di kota itu saja, tetapi tersebar hingga satu negara. Lagu pengantar tidur yang berisi peringatan yang terutama ditujukan untuk anak - anak perempuan. Bella yang saat itu masih kecil, ia tidak sengaja bertemu dengan Pangeran Semu, ia memiliki wajah yang tampan dan berhasil menarik hati sang gadis kecil ini. Apakah Bella akan terjerat rayuan sang malam dan tidak dapat kembali ke dunia aslinya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Reincarnated into the future
  • THE YELLOW SKY (TAMAT)
  • [END] Where Should Dreams Rest?
  • The Crown Prince And The Little Healer
  • Cermin Ke Dunia Aetheria
  • THE SHAMAN: Luxe Senior Highschool
  •  MYSTERIOUS MAN
  • I'm More Than Just A Princess

Pada malam itu bocah bersurai hitam yang bernama Raka pergi ke stasiun bersama bundanya untuk pergi ke kota sebelah, lebih tepatnya, kota dimana Raka berserta ayah, kembarannya, dan kakaknya tinggal. Esok adalah hari ulang tahunnya, ia akan berumur 13 tahun. Ia senang karena esok pagi akan merayakan ulang tahunnya. Bocah itu berniat untuk tidur usai jam 12, ketika ia berumur 13 tahun. Kini pukul 22.20 bulan sedikit lebih condong ke barat, karena bosan Raka mengenakan headphone berwarna abu-abu untuk mendengar kan lagu. Beberapa stasiun usai terlewati, kini malam mulai sunyi dan gelap. Waktu berlalu sangat cepat, kini pukul 22.45 sang ibunda telah tertidur lelap usai membaca buku keluarga. Jederr!! suara petir menyambar langit malam yang di terangi oleh bulan beserta bintang-bintang yang tersebar di seluruh penjuru langit, di susul dengan hujan yang lebat disertai kabut. Kini lampu di luar kereta mati. Karena penasaran, bocah bersurai hitam itu mencoba melihat kereta bagian depan. Tiba-tiba, cahaya yang cukup besar terlihat dari arah depan kereta. Raka mengira itu sambaran petir, namun ternyata,, Kereta berkecepatan tinggi melintas di jalur rel yang sama. Doaaaakkkggg* suara benturan antar kereta terdengar sangat keras, seluruh kereta rasanya seperti digoncangkan. Keseimbangan kereta mulai goyah, nggggiiiiiikkk* suara gesekan rel bergema. Kereta itu mulai miring, dengan panik, bocah itu mencoba membangunkan sang ibunda dari tidurnya, namun sang ibunda tak kunjung bangun. sruuuuuuk* bocah itu terseret akibat kemiringan kereta. Dan ajaibnya, ia tiba di masa depan. Ia terbaring dikasur, kini umurnya 18 tahun. Anak remaja itu mencoba mencoba mencerna apa yang sedang terjadi, anak remaja itu berpikir ini hanya mimpi, namun ternyata,, ini adalah kenyataan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines