Frina, seorang wanita berambut lebat hitam pekat yang terlampau-kokoh dan penuh tembok pertahanan diri, hidup dalam bayang-bayang masa lalunya yang penuh luka. Baginya, cinta hanyalah mitos, dan komitmen adalah jebakan.
Berulangkali mencoba, tapi tetap gagal mempercayai orang lain, terutama pria.
Namun, ketika sahabatnya, Nala, untuk kesekian kalinya memaksanya ikut kencan buta, Frina tak menyangka akan bertemu dengan Elias Hartman-pria yang berhasil memantik sesuatu dalam dirinya, sesuatu yang sudah lama ia kubur.
Di satu sisi, Elias-lelaki berdarah campuran Indonesia-Italia dengan ketenangan dan kedewasaannya, melihat Frina sebagai tantangan yang indah, seseorang yang layak diperjuangkan. Meski di satu sisi, Frina masih bersikeras bahwa pernikahan bukanlah bagian dari hidupnya, Elias memiliki keyakinan sebaliknya. Ia berjanji untuk memberikan kebahagiaan yang belum pernah dirasakan Frina sebelumnya. Setidaknya itu yang ia coba tunjukkan.
"Aku tahu hidupnya penuh pahit, akan kupastikan ia kembali merasakan indahnya dunia bersamaku," gumam Elias dengan tekad.
Sementara di sisi lain, Frina hanya bisa tersenyum getir, "Kasihan pria ini, semoga aku tidak menghancurkannya."
Dua hati yang berbeda tujuan, dengan perasaan yang semakin rumit. Akankah Frina membiarkan tembok hatinya runtuh? Atau justru menghancurkan satu-satunya pria yang berani memperjuangkan cintanya hingga akhir?
Tapi yang terpenting, apakah Elias akan menjadi jawaban, atau pembelajaran Frina selanjutnya?
8 Kapitel Abgeschlossene Geschichte Erwachseneninhalt
8 Kapitel
Abgeschlossene Geschichte
Erwachseneninhalt
"Keira dan Revan, dua dunia yang tampaknya tak akan pernah saling bersentuhan. Keira, seorang wanita mandiri yang cerdas dan penuh semangat, selalu berusaha menjaga jarak dari orang-orang yang mencoba terlalu dekat dengannya. Dia punya prinsip, tak pernah membiarkan siapapun mengatur hidupnya. Namun, kehidupan sering kali punya cara tak terduga untuk mengubah segalanya.
Revan, pria dengan wajah dingin dan sikap yang terlihat tak peduli, hidup dengan aturan dan kontrol. Namun, saat takdir mempertemukan mereka dalam situasi yang tak bisa dihindari, semuanya mulai berubah. Meskipun Keira cemas dengan perasaan yang mulai tumbuh untuk Revan, ia tahu bahwa hubungan ini penuh dengan tantangan dan kebingungan. Sementara Revan, meskipun berusaha menjaga jarak, perlahan mulai merasakan kehadiran Keira lebih dari yang dia kira.
Antara pilihan yang sulit dan perasaan yang semakin kuat, apakah mereka bisa mengatasi perbedaan dan menerima takdir yang mempertemukan mereka?"
---