Second Life With A Cruel Man

Second Life With A Cruel Man

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 24, 2024
Helena tidak pernah menyangka, seumur hidupnya akan ia habiskan bersama lelaki yang salah, di malam dia dibuang dan dibunuh secara tragis oleh sang suami, Helena berjanji jika di kehidupan selanjutnya, dia tidak akan pernah terlibat dengan yang namanya pernikahan, bahkan dia akan membalaskan dendamnya kepada orang-orang yang dulu selalu melukai batin dan fisiknya. Helena pikir, ia akan bisa mempertahankan janji yang ia buat, akan tetapi ada suatu hal yang membuatnya harus berkhianat pada dirinya sendiri. "Secara tidak langsung, kamu sudah masuk dan mengikat hidupmu sendiri di genggamanku."
All Rights Reserved
#531
reinkarnasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Regret [ MARKHYUCK ] ✔
  • Sleeping With the Devil
  • ( not ) Figuran
  • She who Keeps both Heaven and Hell Occupied
  • Reincarnation in Anime World?? (Season I)
  • My Perfect Doll
  • Crushers My Life
  • Ujung Semenanjung
  • After Such A Long Time (Hiatus)
  • TURN OFF THE LIGHT

Penyesalan terbesar dalam hidupnya adalah ketika ia memaksa seseorang yang tidak mencintainya agar membalas perasaannya. Awalnya, Haechan mengira dengan mengikat seorang seperti Mark dalam sebuah pernikahan akan membuat laki-laki itu perlahan dapat membalas perasaannya. Akan tetapi, semakin Haechan berusaha menarik perhatian Mark, semakin laki-laki itu menjaga jarak darinya. Lalu, Haechan menyadari kebodohannya ketika ia tahu bahwa waktunya sudah semakin dekat. Di saat dirinya sekarat dan terpuruk, tak ada seorang pun yang berada disisinya. Bahkan Mark, laki-laki yang begitu ia cintai pergi meninggalkannya seorang diri. Sampai dimana Haechan memilih menyerah akan hidupnya. Dan, sebelum menghembuskan napas terakhirnya, ia sempat berharap bahwa jika diberi kesempatan hidup untuk kedua kalinya, ia ingin memperbaiki segalanya. Dan, jika saja Haechan tahu akan seperti ini pada akhirnya, ia lebih memilih untuk tidak pernah mengenal seseorang seperti Mark.

More details
WpActionLinkContent Guidelines