Deburan Ombak Pantai

Deburan Ombak Pantai

  • WpView
    LECTURES 518
  • WpVote
    Votes 69
  • WpPart
    Chapitres 31
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mer., sept. 25, 2024
Pantai adalah tempat di mana aku benar-benar bebas, suara ombak yang bergemuruh selalu membawa ketenangan bagi aku yang mendengarnya...
Tous Droits Réservés
#194
kekerasan
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Saat Rumah Tak Lagi Pulang [Selesai]
  • Ternyata CINTA
  • PapaKu Ayah Anakku || Rombak Ulang ✔️
  • Undone
  • gempa x halilintar
  • Naughty Passion
  • dokter mafia tampan (End)
  • TEROWONGAN TUA [Completed]✓
  • Titik Capai ✔️
  • 𝙳𝙰𝙳 𝙾𝚁 𝚂𝙾𝙽 [𝙼𝙴𝚆𝙶𝚄𝙻𝙵] 𝙴𝙽𝙳

Cerita sudah selesai, masih lengkap. ❝Seperti harapan yang tak pernah usai, rindu selalu punya cara untuk membuat air mata terjatuh.❞ Bagi Rere, rumah bukan lagi tempat untuk pulang. Sejak kepergian Papahnya yang lebih memilih wanita lain ketimbang keluarganya, dan juga Tama, sahabat yang pernah menjadi dunianya-hidup terasa hampa dan sunyi. Hingga suatu hari, di tepi pantai yang selalu menenangkan hatinya, dia bertemu dengan Arkanta Sanjaya-pria asing yang perlahan membawa warna ke dalam dunianya yang gelap. Arkan hadir seperti angin laut, membawa ketenangan sekaligus kebingungan. Ada sesuatu yang terasa akrab dalam diri Rere, seolah ia pernah mengenalnya jauh sebelum pertemuan itu, dan semakin dalam Arkan mengenal Rere, semakin kuat perasaan asing yang menggelitik pikirannya. Lalu, ingatan itu datang. Sebuah mimpi yang pernah menghantuinya bertahun-tahun lalu-tentang seorang gadis tunanetra yang duduk di halte bus, menangis dalam keheningan. Apakah semesta telah menuliskan kisah mereka jauh sebelum mereka bertemu? Ataukah ini hanya permainan takdir yang tak bisa mereka hindari? Saat rumah tak lagi menjadi tempat untuk pulang, akankah hati mereka menemukan jalannya sendiri?

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu