Story cover for Algiar San by liannelln
Algiar San
  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Aug 16, 2024
Mix Signal? Pernah ga mikir, dia kayak suka, tapi takutnya diri sendiri yang kepedean. Ditreat seolah-olah dia tertarik.

Pada saat yang sama bingung sama perasaan sendiri. Mikirnya, "Gua suka dia apa ngga sih?" Memohon sama diri sendiri "Tolong jangan jatuh cinta, lagi." 

Karena perkataan itu sering terulang, terjebak deh. Jadi lah, suka sama temen sekelas.

Algiar San, cowo ter-green flag yang bisa ngebuat cewe mana pun bakal falling in love dengan tutur kata lembutnya, sifat nakalnya yang wajar dan mampu membatasi diri. 

Maiza Aina, si pecandu matematika sepertinya akan menjadi korban fall in love with Algiar San, berikutnya.
All Rights Reserved
Sign up to add Algiar San to your library and receive updates
or
#207greenflag
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Stumbled Into You cover
LOVE YOURSELF cover
Just Pretend cover
KARALA cover
ZATARFA (Tamat) cover
Sebuah Topeng cover
 CLARLEX cover
SOULMATE : Our Story ( 2009 - 2010 ) cover
Ending yang ke tiga (Completed)  cover

Stumbled Into You

70 parts Ongoing

Keputusan Arrisa Andriani Lekha untuk hidup mandiri seharusnya menjadi awal dari lembaran baru yang penuh ketenangan. Namun, semuanya berubah saat ia tanpa sengaja berkenalan dengan tetangga barunya-seorang pilot muda dengan aura dingin dan tatapan tajam, Gion Zevigo Athara. Hari pertama di apartemen barunya, Arrisa sudah harus menanggung malu di hadapan pria itu. Sialnya, seolah takdir gemar mempermainkan dirinya, setiap kali bertemu Gion, pasti ada saja insiden memalukan yang terjadi. Dari tersandung kabel, menjatuhkan belanjaan, hingga hampir terjungkal di tangga-semuanya terjadi di hadapan pria yang kini ia beri label **"cowok ijo neon"** karena sikapnya yang mencolok sekaligus menyebalkan. Namun, seiring berjalannya waktu, tatapan tajam Gion yang dulu terasa dingin mulai tampak berbeda di mata Arrisa. Kata-kata datarnya yang dulu mengesalkan justru kini terdengar menenangkan. Dan sialnya lagi, ada sesuatu di dalam hatinya yang mulai bergetar setiap kali pria itu berada di dekatnya. Lalu bagaimana jika hati yang dulu penuh kebencian perlahan berubah menjadi debar yang tak bisa ia kendalikan? Mungkinkah benang merah takdir telah mengikat mereka lebih kuat dari yang Arrisa kira?