Bound By Mr.Max's

Bound By Mr.Max's

  • WpView
    Membaca 143
  • WpVote
    Vote 15
  • WpPart
    Bab 8
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Okt 31, 2025
WpInfo
Non-fiksi
Satu malam mengubah segalanya. Rumahnya hancur, ayahnya bersimbah darah, dan Ayyara diseret paksa oleh pria bertubuh gempal - dijadikan pelunasan atas utang yang bukan miliknya. Ketakutan perlahan menelannya... hingga seseorang datang. Seorang pria dingin, berkuasa, dan nyaris tak tersentuh. Mereka memanggilnya Mr. Max. Ia menyelamatkannya - namun setiap tatapan pria itu terasa terlalu familiar, seolah masa lalu mereka pernah bersinggungan dalam bayangan yang terlupakan. Dan ketika potongan demi potongan ingatan mulai kembali, Ayyara akhirnya mengerti... penyelamatan itu bukan kebetulan. Ada rahasia kelam yang mengikat mereka - sesuatu yang seharusnya hilang, tapi kini bangkit dari gelap dan menuntut untuk diingat. --- ⚠️ Dilarang keras menjiplak hasil karya orang lain. Karya ini dilindungi oleh undang-undang hak cipta. --- ⚠️ Dilarang keras menjiplak hasil karya orang lain. Karya ini dilindungi oleh undang-undang hak cipta.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#25
possession
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Backstreet: Life After Breaking Up
  • Elio's Obsession [END]
  • The Rogue Hellion - #bountyhunterseries 2.0 [✓] 🔚
  • Darren Obsession ✔ [ON KARYAKARSA]
  • Back To You [End]
  • VIERRA'S SECOND LIFE
  • MY DESTINY (COMPLETED)
  • The Devil Possession ✔ [SUDAH TERBIT]
  • Take A Break

"Let's break up, Mas." Kepalanya yang tadinya menunduk, kini menatap lurus ke arahku dengan kedua bola mata yang berkaca-kaca. Entah sedang menahan tangis atau menelan rasa penyesalan. "Mungkin Mas emang nggak selingkuh," aku menjeda kalimatku sebentar. "Atau lebih tepatnya belum sempat selingkuh karena terlanjur ketahuan." Dia berusaha menyanggah argumen yang aku berikan, tetapi urung melakukannya karena aku mengangkat tanganku untuk memintanya berhenti. "Tapi sayangnya keduanya gak ada bedanya, Mas." Mati-matian aku menahan air mata yang ingin keluar, tidak sudi untuk menunjukkan kesedihanku pada laki-laki yang terlampau baik ini. "Entah Mas melakukannya atas dasar kebaikan sesama manusia atau perasaan lain yang belum selesai, aku tetap tidak akan mentolerirnya." "Just because you love me, doesn't mean I feel loved by you." "Just because you want to be a good person, doesn't mean you can treat everyone the same." Aku mengambil napas dalam dan menghembuskannya perlahan. "Karena dalam prinsipku ada batas yang jelas antara pacar dan mantan pacar atau teman."

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan