Bound By Mr.Max's

Bound By Mr.Max's

  • WpView
    Reads 134
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 31, 2025
Satu malam mengubah segalanya. Rumahnya hancur, ayahnya bersimbah darah, dan Ayyara diseret paksa oleh pria bertubuh gempal - dijadikan pelunasan atas utang yang bukan miliknya. Ketakutan perlahan menelannya... hingga seseorang datang. Seorang pria dingin, berkuasa, dan nyaris tak tersentuh. Mereka memanggilnya Mr. Max. Ia menyelamatkannya - namun setiap tatapan pria itu terasa terlalu familiar, seolah masa lalu mereka pernah bersinggungan dalam bayangan yang terlupakan. Dan ketika potongan demi potongan ingatan mulai kembali, Ayyara akhirnya mengerti... penyelamatan itu bukan kebetulan. Ada rahasia kelam yang mengikat mereka - sesuatu yang seharusnya hilang, tapi kini bangkit dari gelap dan menuntut untuk diingat. --- ⚠️ Dilarang keras menjiplak hasil karya orang lain. Karya ini dilindungi oleh undang-undang hak cipta. --- ⚠️ Dilarang keras menjiplak hasil karya orang lain. Karya ini dilindungi oleh undang-undang hak cipta.
All Rights Reserved
#11
possession
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Serendipity
  • The Devil Possession ✔ [SUDAH TERBIT]
  • MY DESTINY (COMPLETED)
  • Limerence : Redemption
  • Backstreet: Life After Breaking Up
  • Harapan Bunga Terakhir
  • The Rogue Hellion - #bountyhunterseries 2.0 [✓] 🔚
  • Back To You [End]
  • Where am I?
  • Take A Break

"Sayang sekali." "Terpaksa aku harus menghabisi mu dengan tanganku sendiri." Ujarnya sembari mengeluarkan pistol dari saku belakangnya. Pistol itu ia arahkan di kening Karina, senyuman tipis terbit di bibir tebalnya. "Kamu harus mati dan membawa anak sialan mu itu." "Karena sekarang kamu sudah tidak berguna bagiku." Suara kekehan dari Darren seakan membuat rasa sakit Karina semakin bertambah. Karina hanya diam dengan kedua manik yang semakin lama semakin sayu. Air mata terus mengalir dari pelupuk matanya dibarengi dengan penyesalan di setiap tetesannya. Tapi ia tahu, ini semua sudah terlambat. Semuanya sudah terjadi. Karina kembali terbatuk dengan diikuti darah yang keluar dari mulutnya. "Ka-kamu biadab!" '𝘢𝘬𝘶 𝘵𝘢𝘩𝘶 𝘣𝘢𝘩𝘸𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘢𝘥𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘮𝘢𝘬𝘩𝘭𝘶𝘬 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘵𝘢𝘩𝘶 𝘵𝘦𝘳𝘪𝘮𝘢 𝘬𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘥𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘯𝘶𝘩 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘥𝘰𝘴𝘢. 𝘛𝘢𝘱𝘪 𝘛𝘶𝘩𝘢𝘯, 𝘬𝘶𝘮𝘰𝘩𝘰𝘯 𝘣𝘦𝘳𝘪 𝘢𝘬𝘶 𝘬𝘦𝘴𝘦𝘮𝘱𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘥𝘶𝘢. 𝘐𝘻𝘪𝘯𝘬𝘢𝘯 𝘢𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘮𝘱𝘦𝘳𝘣𝘢𝘪𝘬𝘪 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢𝘯𝘺𝘢.' "It's time to say good bye." 𝘋𝘰𝘳𝘳

More details
WpActionLinkContent Guidelines