Dear,My Lovely Brother!

Dear,My Lovely Brother!

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 21, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
"A-Aku tidak tau akhir nya akan begini".Ucap Saehjun dengan nafas yang memburu sambil terus menempelkan bibirnya ke Bibir Maria yg merona. "S-Saehj-jun..C-Cukupp.." gumam Maria dengan nafas yg terengah engah. "Aku udah ga tahan lagi,Mar..You know?Lately I've always thinking about you and no one else!" "Believe it or not,I think I've fall for you.." Maria Theadhore,Perempuan yg menduduki bangku SMA tiba-tiba merasakan kehilangan orang tuanya setelah terjadi kecelakaan kapal tragis. Ia sempat merasa jika hidup nya akan berakhir ketika orang tuanya telah tiada,tetapi siapa sangka ada seorang Pria muda yang mengulurkan tangan nya untuk membantu gadis muda keturunan eropa itu. Pria itupun memilih untuk meangkat gadis itu menjadi anak nya,walaupun Maria merasa senang tidak kepalang,ada satu hal yang membuat nya merasa terbebani untuk tinggal bersama wanita muda dan suaminya tersebut. HanSaehjun adalah anak tunggal Pria muda yg ia tinggali bersama Istrinya,terlihat sepertinya laki-laki itu tidak menyukai kehadiran Maria,selama Maria tinggal di rumah bersama nya,Mereka jarang sekali saling sapa yang membuat Ibunya merasa tidak nyaman. Tapi siapa sangka,seiring nya waktu berjalan,Saehjun tiba-tiba merasa ada ketertarikan kepada Maria. After That one night that change all their lifes..they become more and more aggresive.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hidden Love
  • AURORA
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • Debating Hearts | Jangkku
  • LOVE, LIFE AND LIES [COMPLETE]
  • Story
  • ALSYA
  • Different Page [Complete]

Gue tertegun beberapa saat, hujan turun semakin deras. Otak ini terus memikirkan bagaimana nantinya jika tidak ada dia. Dia yang selama ini menjadi alasan gue untuk semangat masuk sekolah. Dia yang telah menghancurkan hati gue berkeping-keping sampai akhirnya kepingan itu tidak bisa gue susun kembali. Susah rasanya membayangkan hari-hari tanpa dia. Saat ini langit pun menangisi kepergiannya. Langit menangis bersamaku, karena ia tahu bahwa ini adalah kenyataan pahit yang sangat susah untuk diterima. Sampai pada akhirnya matahari mulai bersinar kembali. Tidak ada lagi tangisan kesedihan. Yang ada adalah tangisan kebahagian yang tidak bisa diungkapkan oleh kata kata.

More details
WpActionLinkContent Guidelines