Parangtritis (TERBIT)

Parangtritis (TERBIT)

  • WpView
    GELESEN 1,358
  • WpVote
    Stimmen 169
  • WpPart
    Teile 26
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Di., März 18, 2025
WpInfo
Belletristik
Romantik
"Ini adalah cinta seperti dalam film yang gue perankan." Parangtritis merupakan saksi bisu bagi Zhaza. Sebelumnya, Zhaza hanya pergi ke Yogyakarta hanya sekedar berlibur. Tetapi ternyata banyak sekali kejadian yang dialami Zhaza disana, membuat hidupnya berubah-ubah. Suatu ketika, dia memerankan sebuah film, membuat teman masa lalunya menjadi iri dan ingin bersaing kembali. Pada saat proses syuting film yang diperankan Zhaza sudah tamat, secara tak disangka-sangka Zhaza mengalami kejadian tragis. Apakah kejadian tragis itu? Ikuti kisah Zhaza di pantai Parangtritis dan nikmati keindahannya. Start : 17, Agustus 2024 Publish : 14, September 2024
Alle Rechte vorbehalten
#126
tenggelam
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Accidental' (END)
  • Behind Our Eyes
  • Bagaimana hari ini? (END)
  • CHAVANDA (End)
  • Mahabbah di Ufuk Timur
  • Prince Untuk Alea
  • CHANGED DESTINY [TAMAT]
  • SERENDIPITY [SELESAI] ✅️
  • Geng STJ

Follow dan beri vote nya! "Ekhem! Bagaimana kelanjutannya?" Tanya Reza kepada pihak keluarga Leo "Sesuai kedatangan ku kemari Reza, putraku akan bertanggung jawab," jawab Bram dengan yakin Leo terus saja mencuri pandang pada Zena yang menundukkan kepalanya, dia merasa sangat bersalah telah mengotori gadis baik itu. Jelas Leo mengetahuinya, Aldiva Zena yang selalu mengikuti olimpiade mewakili sekolahnya Zena mendongak sedikit ingin menatap Leo, calon suaminya. Belum 2 detik Zena langsung menunduk lagi karena ternyata Leo sedang menatapnya *** Dor! "Arghh." Seorang pria berjas rapi memegang perutnya yang terkena tembakan, dia berlutut dilantai menahan sakit. Ia mendongak menatap seorang gadis yang menangis didalam cekalan seorang pria kekar. "STOP!" ucap gadis itu tapi tak dihiraukan oleh pelaku penembakan itu. "Diem bocah ingusan!" Perintah orang yang membawa senjata api itu. *** Itu hanya sepenggal cuplikan diawal part ya, nanti beda lagi dibelakang Bagaimana dengan alur cerita ini? Akankah serumit itu? Konflik yang dikira sudah tidak ada, akan muncul diluar dugaan IKUTI ALURNYA!!! Selamat membaca:) #1 in misteri-Jan 22 #1 in nikahsma-Jan 22 #1 in tennfiction-Jan 22 #1 in kebahagiaan- March 22 #1 in beasiswa- April 22 #1 in kejutan- Juli 22

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien