True Blue

True Blue

  • WpView
    Reads 240
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 17, 2025
Dear B, Orang-orang bilang aku masih belum banyak berubah Mereka bilang aku masih memikirkanmu Terpikirkan mungkin saja itu benar tapi pikiranku tak lagi sepenuhnya dihantui oleh mu. Aku mendapatkan pekerjaan pertama ku, bertemu dengan orang-orang baru dan mencoba banyak hal baru yang sebelumnya terlalu takut aku lakukan. Aku mendengarkan banyak lagu, salah satunya lagu favoritmu yang secara random akan aku nyanyikan di sela aktivitas ku. Jangan tertawa, aku juga mulai membaca, meski pada akhirnya aku menyadari aku tak pernah menyukai ide untuk duduk di satu tempat hanya untuk mengeja paragraf panjang itu.. Akhir-akhir ini aku teringat banyak hal tentang dirimu dan berakhir bermimpi tentang mu. Di dalam mimpi ku, kau terlihat sedikit berbeda, berbeda yang baik, kau lebih tinggi, rambutmu sedikit panjang dari yang terakhir aku lihat, tapi itu sangat cocok untuk mu, kau terlihat dewasa namun aku masih bisa melihat wajah remaja mu. Saat mata kita bertemu, kita berdua tersenyum. Dan di dalam mimpiku, kau juga mencintaiku. ----
All Rights Reserved
#561
bestfriend
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Everything Happens for a Reason
  • Everything
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Cerita Tentang Kita
  • laut yang membawanya pergi (END) ✓
  • FATE LOVE Sϋnsϋn [end]✓
  • NUGRAHA

Segalanya terjadi begitu cepat. Otakku belum bisa bekerja maksimal untuk mengerti apa yang sedang terjadi. Kalau saja aku tahu hal ini akan terjadi, aku akan menggunakan waktuku sebaik - baiknya. Aku akan mengukir kenangan terbaik bersamanya. Aku akan berada di sisinya di saat - saat terakhirnya. Mengapa ini terjadi begitu cepat? Aku masih sulit mencerna apa yang terjadi. Aku bertemu dengannya seperti baru kemarin saja. Bersama dengannya membuat waktu seolah - olah berhenti. Membuatku tidak bisa memikirkan apa - apa selain kebersamaanku dengannya. Itu sungguh menyenangkan. Rasanya aku ingin membunuh waktu agar waktu tidak berjalan dan aku dapat terus bersamanya. Sekarang, kebersamaan itu hilang begitu saja. Lenyap ditelan bumi. Andai aku mempunyai mesin waktu, aku tidak akan membiarkan hal ini menimpa dirinya. Aku tidak mau kehilangan dirinya. Waktu. Sekarang aku jadi membenci waktu. Mengapa waktu tidak bisa memberi pertanda bahwa sesuatu akan terjadi? Mengapa waktu terus berjalan begitu saja tanpa memikirkan perasaan orang lain? Perasaanku. Semua hal yang kupercaya berbalik menentangku. Aku tidak tahu apa yang harus kupercayai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines