The Memory Of Truth

The Memory Of Truth

  • WpView
    Reads 100
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 3, 2024
Soranisha, seorang gadis remaja biasa yang penasaran dengan sosok ibunya, pada awalnya. Tapi siapa sangka rasa penasarannya itu mengantarkannya ke petualangan tak berakhir yang berada di dunia lain? Ditambah, Sora tidak begitu mengenal dirinya sendiri. Ia tidak mengingat siapapun atau apapun dari masa lalunya. Seolah hidupnya baru dimulai saat ia menginjak 13 tahun.
All Rights Reserved
#4
purnama
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BUNGA KEMBALI
  • Zero
  •  The a Hera
  • Sister or More
  • Love Story
  • THE BROKEN TWIGS
  • The Chance
  • A Memory of You
  • Garis Singgung Dua Dimensi
  • Laut & Langit

Mereka adalah saudara, mereka mencintai perempuan yang sama Malam itu, hujan turun dengan derasnya, membasahi jalanan yang sepi. Di balik jendela kamar yang temaram, seorang gadis duduk bersandar, matanya menatap kosong ke arah langit kelabu. Napasnya berat, pikirannya penuh. Hujan seakan mengerti perasaannya-dingin, gelisah, dan penuh ketidakpastian. Jauh di sudut kota, seorang pria berdiri di depan pintu apartemen, ragu untuk mengetuk. Tangannya mengepal, menggenggam sesuatu yang tak kasatmata-sebuah harapan, atau mungkin sekadar kenangan yang enggan ia lepaskan. Dulu, segalanya terasa sederhana. Kini, hanya ada jarak, kebisuan, dan perasaan yang tak lagi bisa mereka definisikan. Di tempat lain, seorang lelaki menatap bayangannya sendiri di cermin. Mata yang dulu penuh gairah kini menyimpan kehampaan. Cinta yang ia genggam dulu, kini terasa seperti pasir yang perlahan menghilang di antara jemarinya. Mereka bertiga, terikat oleh kisah yang tak pernah sederhana. Cinta, kehilangan, pengorbanan-semua bercampur menjadi satu dalam kisah ini. Dan malam ini, takdir mulai menuliskan babak terakhirnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines