Author POV Matahari sudah berada di singgah sananya. Kelu mulai bercucuran dari kening ketiga gadis kecil itu. Dengan seragam kotak-kotak dan tak lupa ransel yang bertengger di punggung mereka baru saja keluar dari sekolah dengan melompati pagar sekolah yang cukup tinggi itu. "Dien... beneran kita bolos lagi hari ini". Tanya salah satu gadis yang memiliki wajah yang sendu itu. "Kalau kamu takut mending balik aja deh. Biar kita aja yang bolos". Keluh gadis yang memiliki tubuh yang paling pendek diantara mereka. "Aku enggak suka orang berisik". Lanjutnya. "Ya udah deh aku balik aja. Perasaanku jadi enggak enak". Ucap gadis itu lagi berlari kembali ke tempat ia melompat tadi meninggalkan dua gadis yang masih mengatur nafasnya dan mengusap keluh di kening nya. "Kamu enggak balik juga". Dienda menatap sahabat satunya itu. "Gila kamu, kalau kamu lupa aku yang ajakin bolos". Mereka melangkahkan kaki menjauh dari sekolah melewati pemukiman warga yang sepi. "Udah telanjur juga. Kalau nakal ma nakal aja jangan setengah setengah". Lanjut gadis itu. "Bisa aja Bambang". Kata Dienda dengan tawa renyahnya. "Namaku Regita. R E G I T A. Regita". Sarkas Regita tak terima di panggil Bambang. "Kalau kamu cari Bambang itu di taman sekolah. Kayaknya lagi potong rumput deh tadi". "Ciyye tau banget". Goda Dienda pada sahabatnya yang sedang kesal itu. Mereka berhenti di bawah pohon yang rindang untung berganti pakaian sebelum ada yang melihat mereka. 21 April 2021
More details