Story cover for Change The Ephemeral by coconat_alia
Change The Ephemeral
  • WpView
    LECTURES 4
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Chapitres 1
  • WpView
    LECTURES 4
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Chapitres 1
En cours d'écriture, Publié initialement août 19, 2024
Oleh: @coconat_alia
Warning: No Plagiat!

"Menurut teori relativitas khusus, cepat lambatnya waktu itu tergantung pada kecepatan gerak pengamat relatif terhadap kecepatan cahaya."

15 tahun yang lalu--tepatnya tahun 1990, kalimat itu didengar oleh Emma Roberts dari seorang pemuda cerdas yang entah bagaimana ceritanya tiba-tiba mengatakan hal itu pada Emma. Setidaknya, itu yang ada diingatan Emma.

Kata-kata itu terlintas begitu saja ketika sebuah kabar pilu mengenai sang pemuda sampai ke telinga Emma. Kabar yang menyatakan bahwa Joshua Evans ditemukan tidak bernyawa di kamarnya setelah mengonsumsi Diazepam.

Mendengar berita itu saja sudah cukup menyesakkan bagi Emma, apalagi ketika dirinya hadir di pemakaman Joshua. Hal itu cukup membuat kesedihan yang begitu mendalam bagi Emma. Kesedihan yang mendalam itu membawa Emma jatuh sakit.

Namun, entah bagaimana, demam yang ia rasakan sirna di suatu pagi dimana ia dibangunkan oleh ibunda tercinta. Itu bukanlah hal yang mengejutkan. Hal yang mengejutkan terletak pada dimana dirinya terbangun.

Ia terbangun pada tahun 1990. Untuk apa?

--HAPPY READING--
Tous Droits Réservés
Table des matières

1 chapitre

Inscrivez-vous pour ajouter Change The Ephemeral à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#153time
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
𝘚𝘵𝘦𝘱𝘣𝘳𝘰𝘵𝘩𝘦𝘳 || 𝘔𝘢𝘳𝘬𝘩𝘺𝘶𝘤𝘬 ✔, écrit par Aelvyrnn
21 chapitres Terminé Contenu pour adultes
Haechan yang malang... . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . "Mau ke mana kamu?" Haechan menundukkan kepala, jemarinya saling bertaut, menggenggam ujung bajunya dengan gelisah. "e-echan ingin ke-ke sekolah, h-hyung..." jawabnya terbata-bata. Mark melangkah masuk, menutup pintu di belakangnya dengan pelan. "Siapa yang akan mengantarmu?" tanyanya lagi, suaranya terdengar lebih berat. "e-echan a-akan j-jalan kaki, hyung..." Mark tidak langsung menjawab. Ia berjalan mendekat, mengangkat dagu Haechan dengan jari telunjuknya, memaksanya menatap matanya. "Siapa yang mengizinkanmu keluar?" Air mata kembali bergulir di pipi Haechan. Dengan suara bergetar, ia berkata, "Hikss... e-echan m-minta i-izin Mark hyung... echan m-mau k-ke s-sekolah.. b-bisa..?" "Bisa..." jawabnya akhirnya, suaranya terdengar santai. "Tapi kamu tahu kan, apa yang harus kamu lakukan kalau ingin mendapatkan sesuatu dariku?" Tubuh Haechan langsung menegang. Ia menggigit bibirnya, matanya semakin berkaca-kaca. "Hikss... T-tapi n-nanti... Hikss... echan g-gak bisa j-jalan... Hikss..." katanya dengan nada sedih dan takut. Mark mendekatkan wajahnya, berbisik di telinga adiknya, "Aku nggak peduli." Lalu ia menarik diri, menatap Haechan dengan senyum tipis penuh arti. "Semuanya ada pada pilihanmu, Haechan." Haechan mengepalkan tangannya, tubuhnya sedikit gemetar. Pilihan? Sejak kapan ia punya pilihan? Setiap jawaban yang ia berikan, pada akhirnya hanya menguntungkan Mark. Tidak ada celah untuknya melawan, tidak ada ruang untuknya bebas. Tapi ia ingin ke sekolah. Ia ingin keluar dari tempat ini, meskipun hanya sebentar. "Hikss... m-mark hyung... b-bisa... p-pelan saja...?" Mark menyeringai, jemarinya mengusap pipi Haechan sebelum turun ke lehernya, lalu berhenti di bahunya. "Tentu saja, sayang. Kalau kamu bersikap manis, aku akan mempertimbangkannya." ❗ Penuh dengan adegan dewasa🔞❗ ⚠️ bxb area ⚠️
Happy [ Sudah Terbit ], écrit par deynaraa
13 chapitres Terminé
PINDAH KE KARYAKARSA DENGAN JUDUL YANG SAMA DAN NAMA PENA YANG SAMA. DAN DI SANA DALAM PENTUK PDF ------ Sebuah kisah tentang perempuan cantik bernama Leysaa Kevia, biasa di panggil Kevia. Hidup bergelimang harta, tidak membuatnya merasakan rasanya di cintai. Tentang Kevia yang harus mengalami patah hati di setiap kisah percintaannya. Tentang Kevia yang harus menghadapi berbagai masalah yang silih berganti di hidupnya. Namun, bukan Kevia jika dirinya hanya diam saja dan pasrah, sebagai perempuan Kevia tidak sebodoh itu. Leysaa Kevia, semester dua Jurusan Management. ---- "Kamu dimana?" tanya Kevia "Aku lagi nongkrong sama teman-teman. Kenapa, honey?" tanyanya "Oh, teman-teman sampah mu?" sarkas Kevia "Mulai deh, ada apa sayang?" tanyanya lembut. "Mobil ku mogok, kesini dong. Lagian pasti gak jauh kan kamu nongkrongnya." pinta Kevia. "Udah cek indikator bensin?" "Udah, masih banyak." ucap Kevia santai. "Coba kamu cek air-" ucapnya terpotong. "Air? Air ap-" ucap Kevia menghentikan perkataannya, saat melihat mobil milik sang kekasih lewat berlawaan arah dengan posisi Kevia saat ini. Deg Kevia bisa melihat dengan jelas, Rezaq bersama dengan seorang perempuan yang Kevia kenal. "Sayang? Hallo? Honey?" ucap Rezaq "Have fun, ya, sama dia, zaq." ucap Kevia santai, lalu mematikan panggilannya secara sepihak ---- 18+ Cerita ini hanya cerita dari keisengan ku aja, isi cerita ini mungkin tidak menarik untuk kalian, hanya ada kekesalan serta emosi dan menyayat hati Tetapi ada sosok perempuan yang menyikapi masalah dengan sikap dewasanya. Berani plagiat? Siap-siap bakal kena karmanya. Highest rank : #1 youngadult (22 jun) #2 kecewa (02 jul) #1 broken (29 agst) #2 kampus #1 emosi start : 25 apr 22 end : 30 jul 22 Cover by, pintrst
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
𝘚𝘵𝘦𝘱𝘣𝘳𝘰𝘵𝘩𝘦𝘳 || 𝘔𝘢𝘳𝘬𝘩𝘺𝘶𝘤𝘬 ✔ cover
Happy [ Sudah Terbit ] cover
Remember?  cover
You, Hope, and Memories cover
[END] When the Stars are Tired cover
[☑️] HURT INCIDENT  cover
Cahaya [COMPLETED] cover
LOVE for TIME cover
PERFECT ROSE cover
Our Times (Completed)  cover

𝘚𝘵𝘦𝘱𝘣𝘳𝘰𝘵𝘩𝘦𝘳 || 𝘔𝘢𝘳𝘬𝘩𝘺𝘶𝘤𝘬 ✔

21 chapitres Terminé Contenu pour adultes

Haechan yang malang... . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . "Mau ke mana kamu?" Haechan menundukkan kepala, jemarinya saling bertaut, menggenggam ujung bajunya dengan gelisah. "e-echan ingin ke-ke sekolah, h-hyung..." jawabnya terbata-bata. Mark melangkah masuk, menutup pintu di belakangnya dengan pelan. "Siapa yang akan mengantarmu?" tanyanya lagi, suaranya terdengar lebih berat. "e-echan a-akan j-jalan kaki, hyung..." Mark tidak langsung menjawab. Ia berjalan mendekat, mengangkat dagu Haechan dengan jari telunjuknya, memaksanya menatap matanya. "Siapa yang mengizinkanmu keluar?" Air mata kembali bergulir di pipi Haechan. Dengan suara bergetar, ia berkata, "Hikss... e-echan m-minta i-izin Mark hyung... echan m-mau k-ke s-sekolah.. b-bisa..?" "Bisa..." jawabnya akhirnya, suaranya terdengar santai. "Tapi kamu tahu kan, apa yang harus kamu lakukan kalau ingin mendapatkan sesuatu dariku?" Tubuh Haechan langsung menegang. Ia menggigit bibirnya, matanya semakin berkaca-kaca. "Hikss... T-tapi n-nanti... Hikss... echan g-gak bisa j-jalan... Hikss..." katanya dengan nada sedih dan takut. Mark mendekatkan wajahnya, berbisik di telinga adiknya, "Aku nggak peduli." Lalu ia menarik diri, menatap Haechan dengan senyum tipis penuh arti. "Semuanya ada pada pilihanmu, Haechan." Haechan mengepalkan tangannya, tubuhnya sedikit gemetar. Pilihan? Sejak kapan ia punya pilihan? Setiap jawaban yang ia berikan, pada akhirnya hanya menguntungkan Mark. Tidak ada celah untuknya melawan, tidak ada ruang untuknya bebas. Tapi ia ingin ke sekolah. Ia ingin keluar dari tempat ini, meskipun hanya sebentar. "Hikss... m-mark hyung... b-bisa... p-pelan saja...?" Mark menyeringai, jemarinya mengusap pipi Haechan sebelum turun ke lehernya, lalu berhenti di bahunya. "Tentu saja, sayang. Kalau kamu bersikap manis, aku akan mempertimbangkannya." ❗ Penuh dengan adegan dewasa🔞❗ ⚠️ bxb area ⚠️