Marlina Puspa Indah

Marlina Puspa Indah

  • WpView
    Reads 73
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 21, 2024
Kenapa setelah menikah dan mempunyai anak anak wanita jadi berubah? Bukan dari sikap atau dari tingkah laku tapi semuanya berubah. Karena banyak beban yang Marlina pikul di pundaknya setelah berumah tangga. Awal menikah banyak candaan tawa tanpa beban... namun setelah mempunyai anak wanita itu di tuntut dewasa dan pintar. Harus pandai membagi waktu, mengurus anak dan suami, membagi uang belanja dan harus pandai mengurus rumah. pernahkah berpikir terbuat dari apa wanita, sehingga pandai dalam segala hal? pernahkah terlintas di pikiranmu terbuat dari apa tulang rusuk wanita? Marlina tak pernah lelah, walau waktu silih berganti mengurus anak kecil sampai saat ini, Marlina hanya manusia biasa namun banyak hal yang harus ia tanggungjawabkan. Jika Marlina marah " Itu hanya karena dia lelah namun tak bisa mengatakan secara langsung. Jika Marlina marah "Itu hanya karena dia ingin diperhatikan. Jika Marlina marah "Itu hanya sebatas ungkapan hati.
All Rights Reserved
#439
istri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Yang Tak Dianggap
  • Dampatigaḷu [Pre Order]
  • Bad Papa
  • Langkah baru bersama mu
  • Informed Consent
  • Old Marriage (On Going)
  • PELANGI UNTUK KU
  • Perfect Love for Imperfect Things (SELESAI)

Bagaimana rasanya ketika sah sebagai yang pertama tapi hanya sebatas diatas kertas? Bagaimana rasanya ketika perhatian sang suami lebih banyak tercurah untuk istrinya yang lain? bagaimana rasanya jika kamu seharusnya menjadi ratu di rumahmu, tapi di perlakukan seperti pelayan? Bagaimana rasanya ketika kau hamil anak suamimu tapi kau malah di tuduh selingkuh? Bagaimana rasanya ketika semua rasa sudah hilang, semua yang menyakitimu kembali menemuimu dan memintamu kembali? "karna aku tahu, bagaimana rasanya tak dianggap sama sekali, mungkin perkataan maaf memang cukup, tapi lubang itu akan terus membekas" -Sabrina Dewina- "maafkan aku yg bodoh, mengabaikan mu, menyakitimu, dan yang paling ku sesali, kamu pergi disaat aku sudah menyadari kalau aku teramat sangat membutuhkanmu dan kamu mungkin tak akan pernah kembali lagi...padaku" -Satria Arsaka- entah, ide itu muncul begitu saja maaf hanya sekedar tulisan seorang penulis kacangan, ojo baper... pendek aja paling gk nyampe 20chapter 🙈 -Mamicha-

More details
WpActionLinkContent Guidelines