Cinta Tak Terduga di Balik Perjodohan

Cinta Tak Terduga di Balik Perjodohan

  • WpView
    Прочтений 22
  • WpVote
    Голосов 4
  • WpPart
    Частей 1
WpMetadataReadВ процессе
WpMetadataNoticeLast published втр, авг. 20, 2024
Sinopsis : Perjodohan, tentu sudah jarang didengar, juga dilakukan oleh orang tua zaman sekarang. Karena anak muda nya yang sudah terlampau jauh dari generasi-z ini. Namun, ternyata hal tersebut tak berlaku bagi seorang gadis yang bernama Atiqah Asy Syahla. Gadis sulung dari 3 bersaudara. Karena orang tuanya yang sangat menginginkan dirinya menikah di saat usianya yang masih terbilang cukup muda untuk mengenal apa itu pernikahan, dengan alasan, orang tuanya takut jika dirinya terjerumus dalam pergaulan bebas yang sedang marak saat ini.Sang ayah juga menyatakan perjodohan ini adalah keputusan mutlak, seolah tak bisa diganggu gugat. Hal itu, mengharuskan Atiqah menggali kubur yang dalam untuk semua wishlist dirinya dimasa muda. Meski menentang dan menolak keras dengan berbagai cara untuk perjodohan aneh itu, sang ayah tetap kukuh untuk menjodohkan anak sulung nya. Setelah pertemuan dan makan malam yang singkat antara keluarga Atiqah juga lelaki yang dijodohkan nya, Atiqah langsung mengiyakan tentang perjodohan yang sempat ia tolak. Bahkan meminta orang tuanya untuk mempercepat pernikahannya. Kira-kira, Apa yang membuat Atiqah langsung mengiyakan perjodohan tersebut? Apakah mereka saling kenal?
Все права сохранены
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

Вам также может понравиться

  • Prenuptial Agreement
  • Al N' Ray
  • Terima Kasih, Mas...
  • Mas Darsono?! (Dreame)
  • Tiba-Tiba Nikah
  • Mr.Cool is My Husband (On Going)
  • Lihat Apa Kamu?!
  • Bunga Tulip Gus Arkan | TERBIT
  • ATHARLA [REVISI]
  • LENTERA KEABADIAN By Rawnaa

"Tya, kapan kamu akan menikah?" tanya sang ayah. "Nanti, Yah, kalau sudah ada jodohnya," jawaban ringan itu yang selalu menjadi andalan Adistya. "Iya kapan?" tanya kembali ayahnya yang sepertinya tak sabar menginginkan sang putri untuk segera menikah. "Sabar kali, Yah, toh jodoh gak akan ke mana." "Jodoh memang tidak akan ke mana, tapi kalau gak ke mana-mana kapan dapat jodohnya." Kutipan itulah yang selalu ayahnya ucapkan. Membuat Adistya memutar bola matanya bosan. Ayahnya itu gemar menanyakan perihal jodohnya apalagi mengingat usianya yang sudah menginjak angka 27, usia yang sudah cukup matang untuk membina rumah tangga sampai ayahnya gemar sekali mencarikan jodoh yang untungnya tidak pernah berhasil. Adistya lelah begitupun dengan sang ayah, sampai akhirnya sebuah kesepakatan mereka buat untuk perjodohan terakhir Adistya. Kebebasan sudah ada di depan mata, tapi harapan itu harus gagal karena dengan lancangnya kepala Adistya mengangguk mengkhianati hatinya.

Подробнее
WpActionLinkТребования к контенту