Rasa Tak Bernada [Kumpulan Cerpen]

Rasa Tak Bernada [Kumpulan Cerpen]

  • WpView
    GELESEN 61
  • WpVote
    Stimmen 13
  • WpPart
    Teile 6
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mo., Sep. 9, 2024
Suatu saat kau akan merasakan betapa indah nya kehidupanmu, walau banyak sekali rintangan yang sulit untuk dihadapi tetapi hal tersebut menjadikan mu sosok yang tegar. Perasaan sedih, marah, kecewa, bahagia, canda dan tawa menjadi bagian yang tak terlupakan oleh mu. Tidak kau tidak sendirian kau memiliki sosok yang masih menemanimu dan selalu ada untuk mu, tetapi hal itu selalu saja kau lupakan. Tenanglah sejenak dan yakinlah secara mendalam bahwa kebaikan itu pasti akan datang untuk mu. Bagaimanapun juga setiap hal yang dilakukan dalam hidup tak luput dari rasa pahit dan manis. Di saat itulah kau harus terus berupaya agar suatu saat keinginanmu tercapai. Lantas sampai saat itu tiba kau akan ku banggakan dikehidupanku. Dalam kumpulan cerpen ini menggoreskan alur kehidupan saat kecil dan remaja dengan semua rintangan yang akan dihadapi dan menjadikan kenangan setelah nya, lalu perlahan-lahan menjadi sesuatu yang dirindukan tetapi juga hilang dan terlupakan.
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Arsyilazka
  • Yang Masih Berdetak
  • Kumpulan Cerpen Antik
  • Apa Boleh Bicara?
  • Bumi Ranah Sagara ~Tamat~
  • DANADYAKSA
  •  ANATHA

Kisah kehidupan seorang gadis dari keluarga menengah yang mencintai seorang pria sejak ia masih kecil namun karna penolakan yang di dapatkannya saat ia berumur 10 tahun kala itu membuatnya mengubur harapannya untuk bisa bersama pria itu. Namun takdir berkata lain, saat SMA mereka kembali satu sekolah di mana si pria ini menjadikan gadis malang ini sebagai bahan taruhan dengan teman-temannya. 🍁 "Gila aja Lo!, gue? suka sama cewek kamseupay gitu? Gak banget!" kata Azka dengan wajah yang diangkat angkuh. "Jilat ludah sendiri tau rasa" kata Nathan sambil memainkan handphonenya. "Gue gak bakalan suka sama dia, dia bukan selera gue banget, dia itu cupu, miskin, tepos lagi. Lo tau sendirilah selera gue kayak gimana" kata Azka sambil mengambil lalu meminum minuman milik Nathan yang berada tepat di depannya. Deg "Harusnya aku gak usah berharap lebih" 🍁 "Aku udah punya pacar Kak, jadi aku harap kakak gak ganggu aku lagi" Deg "Lo ngomong apa sih La" kata Azka terkekeh sumbang. "Stop bersikap seakan-akan kakak ada rasa sama aku, aku udah punya pacar, jadi tolong berhenti ikutin aku!, kita udah putus kak" 🍁 Bagaimana kelanjutan hubungan mereka? 🍁 Cerita ini Murni Karangan aku sendiri, Jadi Plagiat menjauh yaaa :) Kamu tidak akan pernah bisa maju jika hanya menjadi seorang penguntit 😌 Bijak dalam membaca Karya kedua akuuuu :) semoga suka deh yaaa😊

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien