Nanami While In Denmark

Nanami While In Denmark

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Aug 20, 2024
Saat aku berusia 12 tahun aku mulai mengetahui apa itu cinta, dan Sebelum aku pergi ke Jepang, aku sempat jatuh cinta pada seseorang itu, dia begitu cantik dan sangat seksi, rambutnya yang berwarna perak dan matanya yang berwarna kuning membuatnya semakin cantik, seksi dan menawan, Aku sangat mencintai dia, dan mungkin cintaku sudah habis untuk dirinya. Character Name : Kento Nanami (Jujutsu Kaisen) Kato Neoni (OC)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Local Shaman (A JJK Fanfiction)
  • Your Mine [Kaishin] End S1
  •  ʟᴀ ʙᴇᴀᴜᴛᴇ ᴅᴇ ɴᴇɪɢᴇ; Kaijuu n°8
  • Sukuna no Musume [Kimetsu no Yaiba]
  • ۝ 𝐻𝑖𝑟𝑎𝑒𝑡ℎ ۝ II 𝑁. 𝐾𝑒𝑛𝑡𝑜 II
  •  ➸❦ ꧑ᥡ ᥙᥒᥱᥲ᥉ᥡ ᥣιfᥱ ➸❦ ❝Okkotsu Yuta X Reader❞ (End)
  • The Fallen Petals || Ryomen Sukuna
  • 𝙃𝙪𝙗𝙗𝙮 : 𝙉𝙖𝙣𝙖𝙢𝙞 𝙆𝙚𝙣𝙩𝙤
  • Dating Without Love ( Novel Dewasa 21+ ) Sudah Terbit Hard Book + E-book

"Aku ke Jepang untuk Olimpiade Sains, bukan mengatasi kutukan!" *** Hidup Reina Pratama Wulandari dekat dengan hal supranatural. Apalah dengan kemampuannya melihat makhluk aneh dan Kakek Buyut yang melatihnya untuk menghadapi mereka. Setidaknya dia punya Resi. Kawan yang membuat tugasnya menghadapi monster-monster itu jauh lebih mudah. *** Sampai saat dia harus pergi ke Jepang untuk Olimpiade Sains Internasional. Dan bertemu orang aneh dengan penutup mata. *** Ternyata, kutukan tidak eksklusif di satu negara, ya? *** Disclaimer : - Jujutsu Kaisen (c) Gege Akutami - Penulis tidak mengambil keuntungan komersial apapun dari penulisan fanfiksi ini Warning : MOST LIKELY will NOT follow canon, major canon-divergence, may contain SPOILERS, Timeline? What Timeline?, Original character(s), OOC-ness, wacky world-building, timeline and plotline, typos, foul language, author made this impulsively (and she's veeery sorry about it) [Penulis hanya bersenang-senang. Membuat plot sembari jalan. Eksperimentasi, seperti biasa.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines