Story cover for Maafkan Aku by _zalfapieters
Maafkan Aku
  • WpView
    Reads 86,944
  • WpVote
    Votes 2,779
  • WpPart
    Parts 22
  • WpView
    Reads 86,944
  • WpVote
    Votes 2,779
  • WpPart
    Parts 22
Complete, First published Apr 17, 2015
"Naura, sebenarnya aku menyimpan sebuah perasaan lebih di balik persahabatan kita. Aku tak ingin kau mengetahuinya, karna aku takut kau akan menjauhiku. Aku senang sekali, saat kau mendapatkan seseorang yang lebih baik dari aku. Aku melihat kau bahagia dengannya. Seandainya diriku yang disampingmu sekarang. Tapi apa boleh buat, takdir berkata lain. Namun, tak ada penyesalan bagiku, aku bahagia karna kau sudah bahagia sekarang. Bye, I love you" -Chiko-

"Suka duka kita lalui bersama. Aku sangat merindukan saat kita tertawa bersama. Apakah kau tidak merindukan hal itu? Hal kecil, namun indah. Jika kau merindukannya, kembalilah padaku. Aku berjanji, takkan melupakan dirimu lagi.
Aku tak mau kehilanganmu. Andai waktu dapat diputar kembali, pasti sekarang aku dapat tertawa bersamamu lagi. Maafkan aku. Aku tahu, aku memang salah. Chiko, I miss you." -Naura-
All Rights Reserved
Sign up to add Maafkan Aku to your library and receive updates
or
#89complicatedlove
Content Guidelines
You may also like
Truth After Love (Tamat, segera terbit) by tiaxyl
36 parts Ongoing Mature
perang "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.
π…πšπ€πž π‘πžπ₯𝐚𝐭𝐒𝐨𝐧𝐬𝐑𝐒𝐩 (π‚πŽπŒππ‹π„π“π„πƒ) by Lifeofzyailomiloxx
20 parts Complete
π…πšπ€πž π‘πžπ₯𝐚𝐭𝐒𝐨𝐧𝐬𝐑𝐒𝐩 (π‚πŽπŒππ‹π„π“π„πƒ) @Lifeofzyailomilox Have you ever fall in love with your Childhood Friend? Nick, teman kecil ku yang juga anak dari sahabat Mama ku. Sebelum pindah ke Bandung, bagiku Nick adalah pria tersweet karena sifatnya yang sangat amat perhatian. Nick sudah seperti Abang ku sendiri dan mungkin Nick juga menganggap aku seperti Adiknya, mungkin karena kami tumbuh bersama? Tapi semua berubah saat aku pulang kembali kerumah, Nick yang sekarang bukan lah lagi Nick yang aku kenal. Nick berubah menjadi sangat cuek dan selalu membuang muka setiap kali aku eyes contact dengan nya. And yeah of course i miss my old Nick... as my childhood friend. Karena jenuh didekati Jonathan yang merupakan kakak kelas ku sekaligus sahabat daripada Nick, aku melakukan segala cara supaya ia menjauhi ku dan hasilnya selalu GAGAL. Salah satu teman ku memberi kan ide gila dan diluar nalar untuk menjadikan Nick sebagai pacar bohongan ku agar Jonathan akan menjauh dan aku tidak terganggu lagi. Sebenarnya itu Ide yang cemerlang? hanya saja permasalahannya adalah, apakah Nick mau membantuku? Karena saat ini Nick justru seperti menjauhiku dan aku tidak tau alasannya apa. Aku merasa kacau setiap kali batin ku mengingatkan diri ku untuk tersadar bahwa SEMUA ini hanya lah pura-pura. It's not real, it's called "π…πšπ€πž π‘πžπ₯𝐚𝐭𝐒𝐨𝐧𝐬𝐑𝐒𝐩" Rank 1 in #fakerelationship Rank 11 in #Popular Rank 13 in #Fallinlove Rank 8 in #Hurt Rank 13 in #Popular Don't forget to follow my account πŸ₯° Read my another story (Still Into You ) and (Bullied by my crush)
Alice & Adrian by dellasaraswati17
25 parts Complete
Alice: "hikksss... Hikksss.. Kenapasi, lo selalu aja belain gua An. Lo ga tau gua itu orang-" Adrian: "Denger, gua ga peduli asal mula lo dari mana. Yang jelas mulai sekarang lo jadi pacar gua, gua suka sama lo Lis. Lo mau kan?" Kepercayaan itu memang harus kita lakukan Dalam hubungan, rasa saling percaya itu harus ada Tetapi jika salah satu dari kita tidak percaya pada hubungan ini Maka, untuk apa hubungan ini berlanjut? Dan sejauh manakah orang yang kita cintai itu ada dalam kehidupanku? Kini rasa percayaku kian punah Hingga semua itu memberikan luka Mawar pun tak sanggup Membantu menjadikan semua kembali Bagaimana ini? Apa yang harus kulakukan? Aku ingin semuanya kembali normal Seperti semula, saat kita bersama dan tertawa Rasanya semua ini sangat pedih bagiku Saat malam, aku teringat denganmu Rasanya aku ingin sekali seperti bulan dan bintang Yang selalu bersama, bahkan mereka tidak pernah terpisah Hatiku merasa semua ini tidak adil, semuanya hanya permainan Aku tau kau mencintaiku, tapi hatiku belum bisa menerimamu kembali Hatiku merasa sakit, saat melihatmu bersamanya Kenapa? Kenapa An, apa kau belum puas untuk menyakitiku? Iya, dulu kau dan aku memang sering bertengkar Tapi semua pertengkaran itu menjadi cinta Aku tau kau mencintaiku, dan aku pun juga Tapi kenapa saat ada temanmu itu, kita semakin menjauh Apa kau lebih memilihnya dari pada aku? Apa hatimu sudah berpaling begitu saja, sehingga dirimu tidak ingin bersamaku lagi? Begitu mudahnya Adrian mencintai Alice Dan begitu mudahnya Adrian melupakan Alice Tapi kenapa dia tiba-tiba menjauh atau tidak bicara sepatah katapun kepada Alice Adrian memang terkenal playboy, tapi dia tidak mungkin melakukan hal itu kepada wanita yang dia cintai Lantas apa permasalahannya? IKUTIN AJA YUK CERITANYA DI "ALICE DAN ADRIAN" cover by: *@dimagraphic_*
You may also like
Slide 1 of 10
Truth After Love (Tamat, segera terbit) cover
Full Of Scratches cover
U are cover
π…πšπ€πž π‘πžπ₯𝐚𝐭𝐒𝐨𝐧𝐬𝐑𝐒𝐩 (π‚πŽπŒππ‹π„π“π„πƒ) cover
TOGETHER cover
My Heart cover
KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan) cover
Aku Takut Dicintai  cover
Alice & Adrian cover
Love In Paris (COMPLETED) cover

Truth After Love (Tamat, segera terbit)

36 parts Ongoing Mature

perang "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.