DeFan [End]

DeFan [End]

  • WpView
    Reads 16,807
  • WpVote
    Votes 871
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 29, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
VOTMEN! FOLLOW! VOTMEN! FOLLOW! TYSM>_<3 "Saya terima nikah dan kawin-nya Serly Aldara Sridevi binti Rahadi Viel Atmaja dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan uang tunai sebesar Rp 200.000.000 di bayar tunai!" "Pak," panggil Devi, Afan menoleh "Apa nanti malam Fanya tidur sama kita?" tanya Devi yang di balas gelengan oleh Afan, Devi mengernyit, "Loh?" "Fanya punya kamar sendiri Devi," jelas Afan, "Tapikan-" "Nanti malam kita mau proses adik untuk Fanya," jelas Afan lagi, yang malah membuat Devi membulatkan mata-nya dan terdiam "Eum Pak, Fanya biar tidur di sini saja, saya kelonin. Nanti jika sudah tidur bisa di bawa ke kamar-nya," jelas Devi tak tega melihat gadis kecil itu terus meminta di gendong pada-nya. "Yasudah," Akhirnya Fanya pun di keloni oleh Devi. Tak lama setelah itu, Fanya mulai terlelap, begitupun Devi. Afan yang melihat itu tersenyum, lalu mengangkat Fanya ke gendongan-nya untuk di bawa ke kamar-nya. Setelah Afan mengantarkan Fanya kepada Suster-nya, ia pun kembali ke kamar untuk membangunkan Devi, "Devi, bangun. Apa kamu lupa ucapan saya tadi, hm?" Devi sebenernya tidak benar-benar terlelap, ia hanya berpura-pura saja untuk menghindari ajakan yang-yaa begitu.... PENASARAN?! YUK, MAMPIR, TAPI JANLUP VOTMENFOLL! TYSM!<3 Jadwal Update DeFan : Senin dan Kamis. Start ; 04 - 11 - 24 End ; ? Revisi ; ?
All Rights Reserved
#95
sridevida5
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AFTER TASTE✅️
  • Rasa Hati
  • WHEN DESTINED (END)
  • Cerita cinta Defan
  • 𝑻𝒆𝒓𝒑𝒂𝒌𝒔𝒂 𝑯𝒂𝒓𝒖𝒔 𝑴𝒆𝒏𝒆𝒓𝒊𝒎𝒂 𝑷𝒆𝒓𝒋𝒐𝒅𝒐𝒉𝒂𝒏 𝑺𝒆𝒂𝒔𝒐𝒏𝟐
  • BAD BOY AFAN

Chanyeol tersenyum lagi, menyentuh lagi kulit lembut itu dengan ujung telunjuknya, mengulas dengan manis setiap inchi wajah Jennie yang ada disisinya, begitu dekat dan intim, nafas Jennie yang hangat berhembus membuat Chanyeol sangat betah berada disisinya. "Hei..." ujar Chanyeol, suaranya serak ketika subuh. "sayang, bangun.." kata Chanyeol lagi setelah berdeham. "hung?" Jennie dengan linglung membuka mata, lalu menutup wajahnya buru-buru saat melihat Chanyeol begitu dekat dihadapannya. "haha, heii.. ayo bangun. Udah mau 24 jam nih jadi isteri.." Ucap Chanyeol dengan nada menggoda, lelaki itu bangkit dari atas tempat tidur dan langsung beralih pada tas ransel hitam yang ada diatas meja yang berantakan. "ih aku malu... kamu dari kapan bangun nya?" rutuk Jennie sambil duduk, Chanyeol terkekeh. "aku bangun tadi pas adzan subuh, aku udah sholat. Sana kamu mandi" "eh? Serius kamu bangun pas adzan. Kok aku ga sadar sih, malu banget.. iiih ulangi ah tidurnya. Harus aku yang bangun duluan" "ya mana ada tidur diulang lagi, kamu kan lagi gak sholat, aku juga kasian mau bangunin kamu. Kamu keliatan nyenyak tidurnya, keliatan capek juga" Chanyeol merapikan beberapa barang dan memasukkannya kedalam tas ransel miliknya, Jennie bangkit dan memeluk tubuh tinggi Chanyeol dari belakang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines