jejak luka di kanvas hidup

jejak luka di kanvas hidup

  • WpView
    Reads 209
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadComplete Fri, Mar 14, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Mata indahnya sering kali tampak kosong, seakan-akan menatap ke dalam jurang kesepian yang tak berdasar. Di balik senyum tipis yang dipaksakan, tersimpan luka mendalam akibat tumbuh dalam lingkungan yang dingin dan menjauhkannya dari kasih sayang. Ia sering merasa seperti bayangan yang tak terlihat, suara yang tak didengar. Luka kesepian ini menjadi kanvas bagi pikiran-pikiran negatif yang terus menghantuinya." "Pewaris Tunggal Keluarga Andrea ")
All Rights Reserved
#869
harapan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • His favorite pain
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • Twins dan lukanya (End)
  • Langit Yang Sama
  • (Bukan) Keluarga
  • 31 Months for You (Revisi)
  • After he left
  • ARUNA Dalam Diam, Aku Tumbuh
  • Sudut Luka Nazea

Mia gak pernah nyangka hidupnya berubah sejak kecelakaan itu-dan sejak matanya pertama kali bertemu tatapan dokter anestesi yang terlalu dingin... dan terlalu intens. Dokter Ibrahim. Tenang, misterius, dan punya sisi gelap yang Mia gak ngerti. Ia seperti bayangan yang selalu mengintai, hadir diam-diam, tapi terlalu sulit untuk diabaikan. Semakin Mia menjauh, semakin Ibrahim mendekat. > "Aku dokter, Mia. Tugasku membuatmu tak merasa sakit..." "...tapi kamu? Kamu rasa sakit favoritku." Mia tahu ini salah. Tapi kenapa ia justru terus terjerat dalam dunia Ibrahim yang penuh rahasia, luka lama, dan obsesi tak masuk akal? Sampai dua sosok lain muncul, menyeret Mia ke dalam pilihan antara cinta, luka... atau kehancuran yang manis.

More details
WpActionLinkContent Guidelines