Haven After Storm

Haven After Storm

  • WpView
    Reads 16,964
  • WpVote
    Votes 471
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 6, 2025
Apakah dunia ini benar-benar abadi? Atau hanya persinggahan sementara yang dipenuhi luka bagi mereka yang diuji? Atau dunia ini hanyalah malam panjang yang harus dijalani sampai kita menemukan cahaya kembali? Jika benar, lantas kapan cahaya itu datang? Inezza terus membawa semua tanya itu di setiap langkahnya, sampai ia bertemu dengannya... laki-laki yang tenggelam dalam badai, namun bersinar seperti bulan. Dia memberinya secercah cahaya di tengah gelap yang panjang, dan menuntunnya menemukan jalan pulang. [Cerita sebelumnya berjudul Detak-Detik, kini berubah judul serta alur. Semoga menikmati cerita HAS ini!]
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • MELUVILOSA
  • AWAL
  • meet U
  • Cold Guy (DIMAS)✔️
  • You&I
  • Rahasia Hati
  • Between Us
  • Kita Yang Masing Masing
  • SELESAI (Say Goodbye)

Pertemuan yang manis yang Tuhan rencanakan untuk sebuah waktu yang singkat namun bermakna dalam sein dengan tidak sengaja bertemu dengan anak dari teman papanya dan pertemuan kembalinya sein dengan paman nya dan sein terlibat dalam membuat kejutan rencana ulang tahun untuk anak pamannya tersayang dalam pertemuan singkat itu semua hal terjadi sebuah kekaguman kecewaan persahabatan ikatan baru yang telah lama tidak terjalin beberapa bulan sembelum sein menyelesaikan bangku sekolah menengah atasnya akankah bertemunya kembali membuat sein akan menetap di Indonesia atau berpisah untuk mengejar mimpinya di luar negeri. Sein pergi seperti biasa pada hari libur ke kebun raya Bogor, sesudah keliling keliling naik sepeda sein pun beristirahat Sambil menyantap makanannya , tiba tiba seorang gadis duduk di sebelah sambil berbicara. "Boleh minta makanannya tuan? " Sein yang keheranan pun memutar bandan , ke arah gadis itu, meskipun keheranan sein tetap membagi makanannya, terdiam sesaat sein pun kemudian bertanya. "Kau datang ke sini sendiri?" " Tidak bersama pengasuh ku dan paman supir" "Lalu dimana dia sekarang ?" " Tidak tahu, tadi aku pergi sendiri ingin membeli dan tergiur satu makanan, tapi ternyata aku tidak memiliki uang tepat aku berbalik ternyata, aku terlalu jauh pergi dari mereka jadi sekarang aku tidak tahu mereka dimana, mungkin sedang mencariku, aku tidak sanggup mecari mereka karna aku lapar, jadi aku menghampirimu untuk membagi makanan sedikit untukku" "Bagaimana jika aku penjahat?" "Tidak mungkin, muka tuan seperti orang baik, bisa diam dulu tidak ,aku ingin makan!" Sein pun diam, sehabis makan, gadis itu meminta air minum. "Boleh aku minta air nya?" " Tidak , itu bekas, apa ingin membeli yang lain" "Tidak apa apa yang ini saja"

More details
WpActionLinkContent Guidelines