SaVelia
  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 20, 2024
• WARNING • ⚠️ Anda telah memasuki kawasan Angst vibes ⚠️ Bagi kalian yang bukan berasal dari Jawa, akan banyak dialog berbahasa Jawa logat Blitar di sini. Kalau penasaran sama artinya, silakan translete sendiri yaa xixixi 🤡. Mawa gak kasih arti atau translate-an, sebab kalau mau tahu lebih, bisa tunggu versi novel dengan translate lengkap! bahahahaha mimpi dulu yuk 🛌✨ 🐸🐸🐸 🎀 hׁׅ֮ɑׁׅ֮℘℘ᨮ꫶ׁׅ֮ ꭈׁׅꫀׁׅܻɑׁׅ֮ժׁׅ݊ꪱׁׅꪀׁׅᧁׁ! 🎀 ──────── ꒷꒦─── ⋆⋅☆⋅⋆ ──────── ꒷꒦───⋆⋅☆⋅⋆ ─── --- 【B】【l】【u】【r】【b】 --- Ini melelahkan. Luka ini terus-menerus mengucurkan darah. Tak ada satu pun yang mampu menyembuhkannya. Mungkin hanya dengan menggoreskan pena pada secarik kertas bisa menawarkan bising kepalaku. Dia datang, bukan untuk menyembuhkan luka-lukaku, melainkan akulah yang menjadi penawar bagi lukanya, akulah yang menjadi obatnya, meskipun aku harus hancur dalam prosesnya. Pak, Bu, betapa bodohnya aku ini, bukan? Namun hanya bersamanya aku menemukan kehangatan. Kehangatan yang dulu kurasakan ketika kalian masih membersamaiku. Dia meletakkanku dalam dua posisi yang berlawanan: Aku merasa bahagia luar biasa, hanya dengan melihat kurva tipis yang terbentuk di bibirnya. Namun, di sisi lain, aku merasakan penderitaan yang amat dalamnya. Betapa menyesakkannya, karena kenyataannya bukan akulah yang benar-benar diinginkannya. Baginya, aku hanyalah pelipur lara saat hatinya terjerat kegundahan. Baginya, aku hanya sampah ketika dia tenggelam dalam kebahagiaan. Aku merindukanmu, Bu. Aku merindukan kasih sayang itu. Aku mencarinya dalam diri individu baru. Namun, aku tak menemukan apapun. Aku terlalu menggantungkan harapan yang teramat erat, dan pada akhirnya, aku terluka hingga ke dalam-dalamnya. Ibu, aku lelah. Pak, bolehkah aku menyerah? 𓍊𓋼𓍊𓋼𓍊𓋼𓍊𓋼𓍊 𝚂𝚊𝚝𝚛𝚒
All Rights Reserved
#316
mental
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Paradise
  • Javas Drexzer [END]
  • BINA
  • Twins; Jevan-Nevan [TERBIT]
  • Rumah Tak Lagi Pulang [On Going]
  • Self Injury's(complete)✔
  • Breathe
  • Rintik Hujan
  • ADIKARA ELUSIF (END)
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines