BRAIN IS FISLSAFAT

BRAIN IS FISLSAFAT

  • WpView
    Reads 781
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Aug 20, 2024
"Brain is Filsafat" adalah frasa yang dapat diartikan sebagai sebuah konsep yang menggabungkan ide bahwa otak (brain) adalah pusat dari segala aktivitas berpikir, perenungan, dan penalaran yang mendalam yakni inti dari filsafat. Filsafat sendiri adalah disiplin ilmu yang mengeksplorasi pertanyaan-pertanyaan mendasar tentang eksistensi, pengetahuan, moralitas, dan realitas. Dengan frasa ini, dapat dipahami bahwa semua bentuk filsafat atau pemikiran filosofis berakar pada fungsi otak manusia. Otaklah yang memungkinkan kita untuk berpikir kritis, merenung, dan membentuk konsep-konsep filosofis. Oleh karena itu, "Brain is Filsafat" bisa dipahami sebagai ungkapan yang menekankan pentingnya peran otak dalam pengembangan ide-ide filosofis serta penjelajahan intelektual.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bunuh Saja Aku Tuhan
  • Logika Jentera (Completed)
  • SETULUS CINTA SANG MUALAF
  • Tarikh Al-Tafkir: Asal muasal berfikir
  • Menghancurkan Plot//Terbit

"Bunuh Saja Aku, Tuhan" Karya Kelvin A. Purnomo Bunuh Saja Aku, Tuhan bukan tentang kematian fisik. Ini adalah jeritan batin dari seseorang yang merasa hidupnya telah kehilangan makna, bukan karena ingin menyerah, tapi karena ia ingin mengakhiri bagian dari dirinya yang kalah, bagian yang takut, malu, atau merasa tak layak hidup. Ini adalah permintaan simbolik: "Bunuh bagian dari aku yang lemah, agar aku bisa membangun kembali versi diriku yang lebih jujur, lebih berani." Dalam cerita ini, Arka tidak sedang mencari jalan pintas. Ia justru sedang mencari cara untuk tetap hidup, meski dengan segala luka, kehilangan, dan kesalahan yang pernah ia buat. Dan saat ia hampir menyerah, yang ia minta dari Tuhan bukan akhir dari napas, tetapi kemampuan untuk memulai ulang. "Bunuh Saja Aku, Tuhan" bukan kisah tentang kematian, tapi tentang bertahan. Tentang keinginan untuk hidup meski tak selalu sanggup. Tentang seorang anak muda yang berusaha mengerti dunia, juga mengerti Tuhan yang kadang terasa terlalu diam.

More details
WpActionLinkContent Guidelines