Grayson Bilal Athala

Grayson Bilal Athala

  • WpView
    Reads 2,454
  • WpVote
    Votes 283
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 31, 2024
WpInfo
Fanfic
TOMORROW X TOGETHER (TXT)
Grayson Bilal Athala, ialah karunia yang dilahirkan sembari diiringi oleh senandung lagu. Jalan mana lagi yang harus ia lalui untuk menggapai cita - cita, jika maju selangkah saja ia tersudutkan dengan gelar pembangkang? Sebuah larangan yang menyimpan arti begitu dalam, ketetapan yang tak bisa dibantah oleh siapapun. Namun sang kecil Grayson menentang semuanya bak bertaruh di medan perang, satu lawan seribu, menghancurkan runtuh kutukan. Bermainlah dengan musik, Athala. Senandungkan bait melodi yang teralus lembut, bersenandunglah terus, sampai jenjang lehermu tergerogoti dahaga dan bibir keringmu melembab sempurna, begitu terus sampai menciptakan alunan melodi yang tertata. Petiklah sinar gitar dengan jari lentik ayu nan profesionalmu. Curi tatapan bangga dengan kelopak air mata tak terbendung itu dari orang - orang tersayang. Semua akan bangga, karena kamu adalah Sang Grayson Kecil. [SLOW UPDATE]
All Rights Reserved
#861
sicklit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • MAID IN LOVE - BECKFREEN [SELESAI]
  • The Path - Emibonnie (End) Gxg
  • Queen And Her Devil Boy {Completed)
  • 🌹Baby Zu🌹(END)
  • A Place Called Home
  • [BL]The Last Place (on Going)
  • Setengah Waras, Sepenuh Sayang | TXT

"Aku yang bakal bawa Dhega." "Kamu gila, Bayu? Kamu gak mikirin anak-anak? "Aku atau kamu yang gila? Aku atau kamu yang nggak mikirin anak-anak?" Sedari ia kecil sang ibu selalu memarahinya dengan alasan jika ia harus berguna dan tidak merepotkan orang lain. Ibunya yang selalu meremehkan hal-hal kecil yang ia lakukan, ibunya yang selalu mementingkan dan mengutamakan sang anak pertama. Dunianya kala itu harusnya hanya tentang bermain, malah ikut andil dalam permasalahan orang dewasa. Dan naasnya, ia harus melihat kedua orang tuanya yang memilih untuk berpisah. membuat dirinya harus ikut dengan sang ayah. Semesta Radhega yang tidak ingin melulu menjadi akhir, ia juga ingin menjadi yang utama, yang selalu diprioritaskan ibunya. "Begitu sulit menyuarakan luka, saat mereka terus-menerus mendesakmu untuk sempurna."

More details
WpActionLinkContent Guidelines