Ciel {Slow Update}

Ciel {Slow Update}

  • WpView
    Reads 123,211
  • WpVote
    Votes 626
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 16, 2026
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Sampul bukan milik pribadi By @pinterest ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Senyum manis dan wajah yang lucu begitu menggemaskan. Namun mengapa yang ia dapatkan justru.. Hinaan atas kemalangannya Hinaan atas kematian keluarganya Hinaan atas kondisi ekonominya Apakah semua itu membuat ia sedih?? Tidak, justru ia terus berusaha untuk bahagia. Lantas mengapa usaha yang ia keluarkan agaknya tak berarti di mata orang-orang yang menghinanya? Lalu apa yang harus ia lakukan? Apakah menyerah memang kunci kebahagiaan untuk dirinya? Tapi mengapa saat ia menyerah dunia seakan kembali mempermainkannya? "Capek tau dadi el! Ciapa yang main-main cama el cih! El cumpain di mam namut banak-banak hump!.." Batinnya menjerit tidak terima ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ "Manis sekali dirimu bayi" "Capa ya?" Nantikan kehidupan Ciel si bocah manis dan menggemaskan ini #Hasil pemikiran sendiri dari otak yang udah ngebul ಥ⁠‿⁠ಥ
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SAMUDRA ✓
  • Aku Disini Kak! [End]
  • Serendipity [TERBIT]
  • TRAUMATIZED🪽(END)
  • happy ending  Versi Ku Kapan?[end]
  • Behind The Smile (TERBIT)
  • Become Baby Boy✓
  • EIRENĘ

[MINIMAL VOTE LAH KALO BACA] Samudera Gaisendra, pemuda yang sangat mengharapkan kasih sayang kedua kakak kembarnya. Dia memang mendapatkan kasih sayang penuh dari kedua orangtuanya, namun tidak dengan kedua kakaknya. "Lo itu pembawa sial! Gue ngga bisa dapetin adik cewek karena lo!" -Keano Gaisendra "Mati aja sialan!" -Reano Gaisendra Ucapan seperti itu sudah seperti makanan sehari-hari bagi Samudera, pastinya tanpa sepengetahuan kedua orangtuanya. Keano dan Reano hanya akan melancarkan aksinya bila tak ada orangtuanya. Bagaimana sayangnya kedua orang tua mereka pada Samudera itu benar-benar menjadi alasan mengapa Keano dan Reano tambah membenci Samudera. Samudera hanya bisa menerima kenyataan bahwa kedua kakaknya sangat membencinya, bahkan mengharapkan kematiannya. Jika bisa, ia tak mau dilahirkan jika ujungnya seperti ini. Ia juga tak berharap sang bunda tak bisa hamil lagi setelah melahirkannya. Siapa yang bisa mengelak takdir? "Maaf ayah bunda, Samudera sayang kalian." ____________________________________________________________ "Adik kecil, apakah ada yang sakit?" Cerita murni dari otak mungiel ku, bila ada kesamaan alur ataupun scene itu ketidaksengajaan. Kepo? Cuss baca! Pict📍 : pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines