H E A R |Here Iam,Ruka (COMPLETED)

H E A R |Here Iam,Ruka (COMPLETED)

  • WpView
    Reads 6,032
  • WpVote
    Votes 358
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadComplete Sat, Jan 18, 2025
WpInfo
Fanfic
Enhypen
"Hidup kadang kidding" Kadang penuh plot twist yang ga sesuai ekspetasi. cuma semua keputusan ada di lo, entah lo bakal terus menerus sedih dan menyesal karena hal itu, atau justru bangkit dan menerima semua yang terjadi dengan hati yang lapang. Tapi dibalik semua itu pasti ada alasan. entah itu ketemu sama orang yang baik atau jahat sekalipun pasti ngasih lo pelajaran hidup. Semua ada masa nya dan semua masa ada orangnya. Kalo misalkan orang yang dari dulu sama lu tiba tiba pergi gitu aja, ya mungkin masanya dia di hidup lu udah selesai. Seperti kisah Jay yang kehilangan semua nya, tepat disaat dia selangkah lagi meraih kebahagiaan. Tapi apakah dia benar benar bahagia? Lalu bagaimana dia menjalani hidupnya setelah terombang ambing oleh kenyataan yang pahit itu? Nantikan kelanjutannya ya? Ditulis dari: 22 Agustus 2024 -18 Januari 2025
All Rights Reserved
#340
quarterlifecrisis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love In Paris (COMPLETED)
  • Rasa Tanpa Suara
  • ZOYA (Sujud Terakhir) [End]
  • Om, Ayo Nikah!
  • Rain of Lies (End)
  • When You Left Again [Selesai]
  • Tiga Belas Misi ✔️
  • Dalam Diam, Aku Pamit {Terbit}

(BEBERAPA PART DI PRIVATE. FOLLOW TO READ IT!) "Manusia tidak akan pernah abadi. Tapi cinta, akan selalu abadi bersamamu." Wanita itu berharap bahwa ia bermimpi sekarang. Bagaimana bisa, sosok yang ia ketahui sangat mencintainya, berlalu begitu saja meninggalkan jejak kepahitan. Hari berlalu bagaikan sewindu. Begitu lama. Dan selama itu pula rasa sakitnya masih bermuara di dalam sana. Hingga suatu hari, seseorang datang dalam hidupnya. Membangkitkan binar di mata birunya lagi. Membangkitkan gelora yang selama ini terpendam. Namun ternyata tidak semulus itu. Sakit hati dan kepahitan perlahan menghujaminya kembali. Sampai ia tahu suatu kebenaran. Kebenaran yang tak pernah ia sangka sebelumnya. Kebenaran bahwa ia berada diantara dua cinta. Cinta yang sebelumnya sempat ia ragukan. Cinta yang begitu sempurna.

More details
WpActionLinkContent Guidelines