Brother Zone (End)

Brother Zone (End)

  • WpView
    Reads 3,527
  • WpVote
    Votes 265
  • WpPart
    Parts 39
WpMetadataReadComplete Sat, Dec 28, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Selin bingung sebenarnya. Setiap kali pacaran, selalu berantakan gara-gara Abangnya sendiri. Bukan karena Abangnya terlalu sayang, tapi sepertinya memang iseng bawaan orok yang gak ilang-ilang bahkan sampai bangkotan. Kalau gini terus kayaknya bakal jadi perawan tua. Pikir Selin. Tapi Bang Dion kayaknya seneng-seneng aja liat Selin terus menerus menderita dan bahkan berulang kali patah hati gara-gara ulahnya. Dan yang terparah, Bang Dion katanya rela seumur hidup ngerecokin hidup Selin meski harus terus menerus membiayai hidupnya. Karena itu, Selin selalu berusaha menjodohkannya dengan seseorang yang seharusnya bisa mengalihkan perhatian Dion pada cintanya sendiri. Bisakah Selin menemukan pasangan yang cocok untuk Abangnya tersayang?
All Rights Reserved
#839
sicklit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Good Bad Brother✔️
  • We Lost The Summer [END]
  • Mrs. Husband
  • Bad Papa
  • Selaksa Kasih✔️
  • Ananda✔️
  • Izinkan sekali saja
  • (Bukan) Keluarga
  • Same but Different (COMPLETED)
  • Dunia Selalu Ingin Bercanda

[Brothership/Sicklit/Slice of Life] Monoton. Kiranya begitu hidup Kairav selama ini. Ia tidak memiliki lingkup pertemanan yang luas, tidak pernah tahu bagaimana kehidupan di luar sana berjalan, tidak paham pula rasanya menjadi manusia yang punya banyak pengalaman untuk dicoba. Meski begitu, ia tak pernah merasa kekurangan karena Tuhan menghadirkan keluarga yang amat menyayanginya. Ia juga memiliki saudara kembar yang selalu bisa menjadi teman terbaik. Bagi Kairav, Kaivan saja sudah cukup. Akan tetapi, di suatu hari yang menyesakkan, Kairav mengetahui fakta bahwa ia tak lebih dari sekadar parasit dalam hidup saudara kembarnya. Dan mulai hari itu, yang Kairav inginkan hanyalah sebuah 'kematian'.

More details
WpActionLinkContent Guidelines