Story cover for TRAPPED by ninilouvie
TRAPPED
  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Aug 23, 2024
Hidup dengan bergelimang harta membuat Benjamin Lexington merasa bisa berbuat sesuka hatinya. 

Benjamin menganggap dirinya lebih baik dan lebih penting daripada orang lain. Perasaan tersebut divalidasi langsung oleh banyak perempuan yang dengan sukarela menyerahkan dirinya pada Benjamin.

"Mari ikut denganku Lady"

"Aku tidak sudi hidup dengan mu!" 

"Kau pikir bisa menolak? tidak!"

Benjamin Lexington berfikir dia bisa membeli harga diri orang lain.
All Rights Reserved
Sign up to add TRAPPED to your library and receive updates
or
#387hanni
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Unwanted Vows cover
☠️BERANTAI☠️ cover
keping cover
Insatiable Hunger cover
Prahara Lamaran cover
[END] WEST : THE SUN FROM ANOTHER STAR cover
OBSESSED cover
Rencana Pensiun Dini Nona Villain cover
Hidden Story & The Deathly Hallows cover
Potongan Sepatu Kaca yang Pecah cover

Unwanted Vows

47 parts Ongoing

Pernikahan yang didasari atas mandat orang tua membawa Pradipta dan Naysila ke dalam sebuah sandiwara panjang yang melelahkan. Di hadapan Rayden dan Alden, mereka adalah potret orang tua sempurna yang melimpahkan kasih sayang tanpa celah. Namun, begitu pintu kamar tertutup dan suara tawa anak-anak menghilang, kemesraan itu menguap begitu saja, menyisakan keheningan yang menyesakkan dan jarak yang tak kasat mata. ​Pradipta merasa dua putra sudah lebih dari cukup untuk meneruskan garis keturunannya, sekaligus menjadi batas akhir dari kewajibannya sebagai suami dalam ikatan tanpa cinta ini. Dia mengunci rapat hatinya, memastikan tidak ada lagi ruang untuk kehadiran baru yang bisa memperumit keadaan. Baginya, komitmen mereka hanyalah sebatas membesarkan anak, bukan untuk saling memiliki seutuhnya. ​Naysila bertahan dalam dinginnya sikap sang suami dengan ketulusan yang sulit dinalar, mencoba menelan pahitnya penolakan demi keutuhan rumah tangga yang mereka bangun di atas fondasi rapuh. Namun, takdir memiliki rencana lain yang tidak pernah mereka duga sebelumnya. Satu kelalaian membawa mereka pada kenyataan yang paling dihindari oleh Pradipta. Garis dua pada alat uji kehamilan itu menjadi awal dari babak baru yang penuh ketegangan, memaksa keduanya untuk menghadapi rahasia yang selama ini terkubur di balik sumpah yang tidak pernah diinginkan. [Don't copy my story!]