Story cover for After Eighteen  by Sayandra_Raka
After Eighteen
  • WpView
    Bacaan 10
  • WpVote
    Undian 2
  • WpPart
    Bahagian 2
  • WpView
    Bacaan 10
  • WpVote
    Undian 2
  • WpPart
    Bahagian 2
Sedang Ditulis, Pertama kali diterbitkan Ogo 23, 2024
WARNING!! 18+ CAN RELATE 🚨

Belakangan gue ngoleksi uang, niatnya sih begitu. Tapi, liat tukang bakso lewat, langsung buyar hajatnya.

Kalau ditanya kemampuan, sebenernya gue rada malu buat ngomong. Karena menurut gue itu skill yang sama sekali gak guna buat anak baru lulus dan masih nyari kerjaan kayak gue. 

Apalagi kalau bahas hobi, yah bahasa gaulnya sih anak senja. Tukang galau, tapi gak tahu ngegalauin apa. Pacar gak punya, mana temen gue prik semua, gimana mau berantemnya coba? Ditambah gue itu anaknya terlalu rajin dan baik hati di mata Emak. 

Jadi, niat awalnya gue emang mau ngoleksi duit, tapi kok kayaknya gue malah ngoleksi masalah, ya? ( Key )


Catatan : Cover diambil dari pinterest, bukan milik penulis.
Hak Cipta Terpelihara
Daftar untuk menambahkan After Eighteen pada pustaka anda dan menerima kemas kini
atau
#782key
Garis Panduan Isi
You may also like
My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi] oleh hysunshinee
45 bahagian Cerita Lengkap
"Hey!!! Kamu si anak baru!! Sini !" Panggil salah satu pemain basket sekaligus ketua tim "Maaf kak, aku masih belajar" Hanya itu yang dapat ku sampaikan " Ganti aja deh, kamu gak layak jadi pemandu sorak tim basket kami" jawabnya dengan lantang sambil bergerak menuju pintu koridor ujung " Huffffffffff, ngeselin banget tu orang" sambil mengacak acak rambut . . "jangan bawa barang yang berat begini" sambil mengambil alih papan-papan itu "makasih kak" jawabku "tanganmu gapapakan ??" " nggak , nggak apa apa kok kak" ujarku agar dia tidak panik "ya udah aku bawa ini dulu ke lapangan" Diapun melangkah pergi menuju lapangan, goresan senyumku seketika muncul di ujung bibir mungilku. . . "Brakk !!" Tamparan melesat ke pipiku " Maaffin akuuu! tapi yang kamu lihat salah, aku bisa jelasin" jawabku terbatah-batah sambil menahan air mataku yang ingin keluar " Loh itu cewek murahan" pukulan tangannya hampir sekali lagi mengenai ke wajahku , tapi dihalang oleh si dingin. " APaa urusan lohh !! Loh gak berhak ya ikut campur masalah kami" Bentaknya sambil tersenyum sinis ia berkata " Cowok kok gampar cewek !? yakin situ cowok HAH !!??" Kalimat itu membuatnya geram dan pergi meninggalkan kami. . . Haiiii teman-teman jadi ini karya pertamaku dan asli hasil karanganku sendiri hehehehe ☺ Minta supportnya ya teman- teman dengan bantu vote di setiap chapter dan komen biar bisa jadi bahan referensi 🌈🙏 ••• Rank- rank yang pernah di capai dapat dilihat di bab "update rank" ☺️ Selamat membaca, Enjoyyy !✨ (Rabu, Sabtu 💕) <3 hysunshinee
You may also like
Slide 1 of 8
Sahabat atau Pacar [TAMAT] cover
Arsyilazka cover
Kakak Tingkat ✔ [COMPLETED] cover
Ketos Badboy || Na Jaemin [END] cover
WEE!!! × Kenma!Reader cover
Kalau Sudah Jodoh, Mau Bagaimana Lagi?  cover
Take your Partner [Complete]√ cover
My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi] cover

Sahabat atau Pacar [TAMAT]

40 bahagian Cerita Lengkap

[BELUM DI REVISI] So, typo masih berserakan~ About, dua pilihan yang sulit ditentukan. --------------------------------------------------- "Gue nggak mau basa basi" Rehan memalingkan wajahnya. "Gini aja.. Gue kasih pilihan buat lo. Gue atau Rendy?" "Emangnya salah gue apa sih sampe lo kayak gini?" Fix, gue nangis sekarang. Gue tau apa salah gue. Tapi sampe melampaui batas apakah kesalahan gue sampai sampai Rehan kayak gini ke gue? "Lo tanya salah lo apa, apa nggak bisa intropeksi diri yah?!" Mendengar kalimat itu keluar dari bibir Rehan, semua badan gue gemeteran. Entah karena nada suaranya yang meninggi ataupun auranya yang seolah ingin menerkam gue sebagai mangsanya. Gue mencoba menetralkan semua badan gue yang gemeteran dan menyeka air mata yang udah nggak kehitung lagi jumlahnya. Diam sejenak. "Kalo lo mau jawaban dari gue, gue nggak bisa jawab. DAN GUE NGGAK BISA MILIH" Ucap gue dengan penuh penekanan. ®2019