Story cover for someone who is solving problems  by orangindocuy62
someone who is solving problems
  • WpView
    Leituras 6
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 1
  • WpView
    Leituras 6
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 1
Em andamento, Primeira publicação em ago 24, 2024
Halo aku shasa, aku anak konglomerat terkaya no 3 di negara asal ku dan aku juga anak yang lumayan cerdas dari anak seumuran ku.Di media sosial di ceritakan sebagai keluarga harmonis dan damai, memang benar keluarga ku sempat harmonis tapi sebelum ayahku selingkuh dan membunuh ibuku. Inilah awal kisah penderitaan hidup ku...

Semua berawal saat aku berumur 8 tahun...Saat itu aku sedang membaca buku di dalam kamar ku, saat aku membaca buku aku mendengar ada keributan di luar kamar ku ternyata itu ayah dan ibu yang lagi bertengkar .Dari luar aku bisa mendengar pertengkaran ayah dan ibu, aku tidak tahu mereka meributkan hal apa.Jujur saja aku sedikit cemas karena pertengkaran kali ini cukup hebat dan berusaha agar tetap tenang dengan berbicara ke diri sendiri. 
Shasa:"(menghela nafas)..tidak ada ada yang perlu kau khawatir kan shasa, ayo lanjut baca buku saja...".Setelah tenang aku pun kembali membaca buku ku, beberapa saat kemudian terdengar
suara pecahan kaca di luar kamar ku...(BRAK)

Mendengar hal itu aku pun kaget.Aku langsung berlari ke depan pintu kamarku.Saat aku membuka pintu, aku melihat ibuku yang sudah berada di depan pintu kamar ku.Aku melihat ke kepala ibuku yang berdarah.aku pun kaget dan langsung menangis. 
Shasa:"ibuu!!,kenapa kepala ibu berdarah(menangis)".Saat aku menangis aku sempat melihat ke belakang ibu ku, di situ aku melihat sepanjang jalan yang ibu lalui untuk ke kamar ku.Ada bercak darah,dan di situ aku melihat ayahku  yang pergi dengan tangan memegang botol kaca yang pecah dan ada sedikit noda darah.melihat hali itu Aku pun bertanya kepada ibuku sambil menangis. 
Shasa:"ibu apakah ayah yang melakukan hal ini!!?"(Menangis). 
Ibu ku hanya menggeleng kan kepalanya menandakan bahwa bukan ayah pelakunya, aku tahu ibu berbohong tapi aku tetap diam.Aku pun berhenti nangis dan mulai mencari kotak P3K.saat aku mencari kotak P3K di luar kamar ku aku merasa ada yang aneh, aku tidak melihat  ada satupun orang sama sekali saat aku mencari kotak P3K.
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar someone who is solving problems à sua biblioteca e receber atualizações
ou
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Talvez você também goste
Slide 1 of 9
Rumah baru untuk Ibu cover
Zean kesayangan Cici dan kakak  cover
I'm RF cover
I'M - Hanna Darmiar (Perjalanan Mencintai Takdir) cover
TAKDIR ANGELINA CHRISTY (END)  cover
Posesif Sister Laksani Natio  cover
I Miss You, Sister cover
SELEPAS KAU PERGI (END) cover
Puisi Kegagalan cover

Rumah baru untuk Ibu

5 capítulos Concluída

Akhirnya, apa yang aku impikan terwujud. Aku bisa membangun rumah baru untuk Ibu. Setelah lima tahun lamanya, aku bekerja keras mengumpulkan uang untuk bisa memiliki rumah sendiri. Aku pandang wajah Ibu, terharu ketika pagi itu, kami bawa dari kontrakan, melihat rumah baru. Sebelumnya kami sengaja, tidak memberi tahu ibu, apa maksud kami membawa beliau kesana. Kami, menutup mata Ibu dan Ayah, sambil berjalan tiga meter dari kontrakan. Kami seperti adegan petak umpet. Tidak lama kemudian, kami membuka mata mereka melihat kejutan ini. Kedua Orangtuaku seolah tak percaya, melihat rumah yang lumayan besar dan mewah, model minimalis, tengah berada di depan mata mereka. Dua tahun setelah itu, aku dilamar seorang ustad, yang mana dulu waktu kecil ibu, sering membantunya, waktu ia kehilangan kedua orangtua, sengaja membiarkannya karena mereka sibuk dengan dunia masing-masing. tak ku fikirkan lagi David yang hilang, dan tak ku hiraukan kabarnya lagi, ibaratkan hilang ditelan bumi, entah kemana. Yang ku ingat adalah rasa sakit yang menyayat hatiku sampai sekarang. menjelang ku bertunangan, tanpa disengaja kami bertemu lagi, disebuah tempat. Aku heran, melihat pandangannya padaku, berbeda. yang mana, dia melihatku penuh haru dan penyesalan, atas perbuatan buruknya kepadaku, dia tak tahu waktu itu, aku difitnah oleh salah satu karyawan kantor yang tidak suka padaku.